korea by dewanti

Thursday, November 7, 2013

Bursa Saham AS Naik Seiring Indeks Dow Jones

INILAH.COM, New York - Bursa saham AS menguat pada Kamis (7/11/2013) dini hari tadi. Dow Jones meraih rekor tertinggi setelah saham Microsoft melonjak 4 persen.
Penguatan mendapat dukungan dari bursa Eropa yang positif termasuk data manufaktur Inggris. Investor juga mengharapkan kebijakan yang longgar dari Bank Sentral Eropa (ECB). Demikian mengutip marketwatch.com.
Indeks Dow Jones menguat 0,8% ke 15.746,88. Saham Microsoft memiliki kinerja terbaik di komponen Dow. Microsoft saat ini sedang mencari CEO baru.
Untuk indeks S&P menguat 0,4% e 1.770,49 dengan dukungan saham sektor konsumen dan utilitas dari tekanan saham sektor perawatan dan sektor kesehatan. Indeks Nasdaq naik 0,2 persen ke 3.931,95 dengan melemahnya saham Apple Inc 0,3%.
Investor menunggu hasil pertemuan ECB dan data PDB AS kuartal ketiga tahun 2013 ini. Kedua data akan dipublikasikan pada Kamis (7/11/2013). Investor mengantisipasi beberapa langkah-langkah pelongaran akan diambil ECB. Mayoritas tidak mengharapkan pemangkasan suku bunga hingga Desember.

Cadangan Devisa RI Naik Rp 13 Triliun dalam Sebulan

Jakarta -Bank Indonesia (BI) baru saja merilis jumlah cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2013. Cadangan devisa mengalami peningkatan US$ 1,3 miliar (Rp 13 triliun) dari US$ 95,7 miliar di akhir September 2013 menjadi US$ 97 miliar.
"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan 5,5 bulan impor atau setara dengan 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Pemerintah," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Peter Jacobs, Rabu (6/10/2013).
Menurut Peter, BI memandang jumlah tersebut cukup aman untuk mendukung ketahanan sektor eksternal dan berada di atas standar kecukupan internasional.
Peningkatan jumlah cadangan devisa pada Oktober 2013 didorong oleh penerimaan dari ekspor migas bagian pemerintah.
"Seiring dengan kenaikan cadangan devisa tersebut, respons positif pelaku pasar terhadap kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia dan Pemerintah telah mendorong aliran masuk modal asing ke instrumen SBI dan SBN yang pada gilirannya berkontribusi pada meredanya tekanan nilai tukar rupiah di Oktober 2013," tutup Peter.
 
Berikut data cadangan devisa di 2013:
  • Januari 2013 : US$ 108,8 miliar
  • Februari 2013 : US$ 105,2 miliar
  • Maret 2013 : US$ 104,8 miliar
  • April 2013 : US$ 107,2 miliar
  • Mei 2013 : US$ 105,1 miliar
  • Juni 2013 : US$ 98,1 miliar
  • Juli 2013 : US$ 92,6 miliar
  • Agustus 2013 : US$ 93 miliar
  • September 2013 : US$ 95,7 miliar
  • Oktober 2013 : US$ 97 miliar
sumber: detik.com

Dow Jones Cetak Rekor Berkat Saham Microsoft

New York -Indeks Dow Jones di pasar saham Wall Street mencetak rekor baru. Lonjakan saham terjadi berkat penguatan saham Microsoft dan data ekonomi dari Eropa.
Indeks S&P 500 juga menguat tapi belum bisa menembus rekor baru. Sedangkan Nasdaq malah jatuh terseret saham Tesla Motors dan investor yang menahan diri jelang IPO Twitter.
Indeks S&P 500 sempat menanjak hingga posisi indtraday tertingginya di 1.773,79 melebihi posisi rekor terakhirnya 1.771,95 pada 29 Oktober lalu.
Saham Microsoft menanjak 4,2% ke level US$ 38,18 per lembar, posisi tertingginya sejak Juli 2000. Perusahaan teknologi itu sudah mengantongi beberapa nama untuk dipilih menjadi CEO yang baru.
Sayangnya saham tiga perusahaan teknologi lain malah turun, yaitu Apple Inc, Facebook Inc dan Google sehingga sedikit menghambat penguatan indeks .
"Secara keseluruhan pasar menghijau, tapi tiga perusahaan raksasa itu malah melemah. Ketiga perusahaan itu punya momentum dan fundamental yang bagus, mungkin ada sedikit peralihan dana atas antisipasi (IPO) Twitter," kata Daniel Morgan, vice president dan manajer portofolio senior dari Synovus Investment Advisors dikutip Reuters, Kamis (7/11/2013).
Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones melonjak 128,66 poin (0,82%) ke level 15.746,88. Indeks Standard & Poor's 500 naik 7,52 poin (0,43%) ke level 1.770,49. Indeks Komposit Nasdaq turun ke level 7.92 poin (0,20%) ke level 3.931,95. (detik.com)