korea by dewanti

Monday, December 2, 2013

Harga Emas Antam Naik Rp 1.000/Gram di Awal Pekan

Jakarta -Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terus naik, awal pekan ini naik Rp 1.000 /gram, setelah sebelumnya sempat melonjak Rp 5.000/gram.
Seperti dikutip detikFinance dari data Logam Mulia, Senin (2/12/2013), harga emas batangan pecahan 1 gram berada di harga Rp 531.000/gram naik dari Rp 530.000/gram pada posisi Jumat (29/11/2013).
Sehingga harga buyback emas batangan di Logam Mulia juga naik dari Rp 470.000/gram menjadi Rp 471000/gram
 
Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini:
  • 500 Rp 245.800.000 
  • 250 Rp 123.000.000 
  • 100 Rp 49.250.000 
  • 50 Rp 24.650.000 
  • 25 Rp 12.350.000 
  • 10 Rp 4.970.000 
  • 5 Rp 2.510.000 
  • 4 Rp 2.008.000 
  • 3 Rp 1.515.000 
  • 2.5 Rp 1.267.500 
  • 2 Rp 1.022.000 
  • 1 Rp 531.000 
"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam. (detik.com)

Lanjutkan Penguatan, IHSG Naik 12 Poin

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali naik 12 poin melanjutkan penguatan akhir pekan lalu. Aksi beli belum terlalu ramai tapi sudah cukup membawa indeks melenggang di zona positif.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 11.945 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 11.970 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG menguat 12,641 poin (0,30%) ke level 4.269,077. Sedangkan Indeks LQ45 naik 3,230 poin (0,46%) ke level 708,115.
Mengawali perdagangan awal pekan, Senin (1/12/13), IHSG dibuka bertambah 14,087 poin (0,33%) ke level 4.272,791. Indeks LQ45 dibuka tumbuh 5,253 poin (0,75%) ke level 708,894.
Seluruh indeks sektoral di lantai bursa kompak menguat. Secara perlahan indeks terus menanjak di teritori positif.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG naik 20,619 poin (0,48%) ke level 4.277,055. Sementara Indeks LQ45 menguat 5,366 poin (0,76%) ke level 710,251.
Akhir pekan lalu IHSG berhasil rebound 22 poin. Aksi beli jelang penutupan perdagangan berhasil mendorong IHSG naik cukup tinggi.
Saham-saham di bursa Wall Street AS menutup perdagangan singkat di akhir pekan dengan penurunan. Perdagangan saham berlangsung setengah hari karena menyambut 'Black Friday'.
Bursa-bursa di Asia bergerak mixed pagi ini, beberapa masih bisa melanjutkan penguatan pekan lalu. Pergerakan Wall Street yang lesu berdampak ke bursa regional.
 
Berikut situasi di bursa-bursa regional pagi hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai berkurang 19,78 poin (0,89%) ke level 2.200,73.
  • Indeks Hang Seng naik 117,21 poin (0,49%) ke level 23.998,50.
  • Indeks Nikkei 225 turun 29,05 poin (0,19%) ke level 15.632,82.
  • Indeks Strats Times menguat 3,70 poin (0,12%) ke level 3.180,05.
sumber: detik.com

IHSG Bergerak Variatif

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu berhasil rebound 22 poin. Aksi beli jelang penutupan perdagangan berhasil mendorong IHSG naik cukup tinggi.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (29/11/2013), IHSG naik 22,511 poin (0,53%) ke level 4.256,436. Sementara Indeks LQ45 menguat 2,506 poin (0,36%) ke level 704,885.
Saham-saham di bursa Wall Street AS menutup perdagangan singkat di akhir pekan dengan penurunan. Perdagangan saham berlangsung setengah hari karena menyambut 'Black Friday'.
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu setempat, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 10,92 poin (0,07%) ke level 16.086,41. Indeks S&P 500 turun 1,42 poin (0,08%) ke level 1.805,81, sementara Indeks Komposit Nasdaq naik 15,14 (0,37%) ke level 4.059,89.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak variatif atas mixed-nya sentimen yang beredar. Indeks masih dalam tren melemah namun punya potensi untuk menguat jika ada katalis positif.
 
Pergerakan bursa-bursa di regional pagi hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 33,04 poin (0,21%) ke level 15.694,91. 
  • Indeks KOPSI menguat 3,71 poin (0,18%) ke level 2.048,58. 
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:

Trust Securities
Meski masih dalam tren penurunan namun, IHSG dapat memperbaiki lajunya dengan ditutup di zona positif pada akhir pekan yang sekaligus akhir bulan November. Sampai dengan akhir bulan November, laju IHSG MoM tercatat melemah -5,62% dan secara YTD melemah -1,4% sehingga terkesan penguatan yang terjadi di akhir pekan tersebut belum dapat mengimbangi penurunan yang terjadi. Selain itu, masih variatifnya sentimen terutama dari laju Rupiah yang belum menunjukkan adanya perbaikan turut menahan laju penguatan IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4256,44 (level tertingginya) di akhir sesi 2 dan menyentuh level 4218,54 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4256,44. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan penurunan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Senin (2/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4200-4243 dan resistance 4267-4270. Berpola menyerupai hammer mendekati lower bollinger bands (LBB). MACD kembali menurun dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic kembali mencoba bertahan dari downreversal. Meski laju IHSG sempat berada di kisaran target support (4195-4224) namun, akhirnya dapat kembali masuk dalam kisaran target resisten (4250-4288). Pertarungan antar kekuatan beli dan jual akan membuat IHSG variatif karena masih dalam tren penurunannya. Waspadai downreversal bila data-data di awal pekan tidak sesuai dengan estimasi.
 
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan akhir pekan lalu IHSG ditutup naik +22.51 poin (+0.53%) ke 4,256.44 dengan jumlah transaksi sebanyak 6.4 juta lot atau setara dengan Rp3.1 triliun."
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+2.18%), sektor basic-industries (-0.72%), sektor construction and property (+1.27%), sektor consumer goods (+0.38%), sektor finance (+0.75%), sektor infrastructure (+0.89%), sektor mining (+0.99%), sektor misc-industries (-0.42%), dan sektor trade (+0.35%)."
Tercatat sebanyak 161 saham mengalami penguatan, 86 saham mengalami penurunan, 90 saham tidak mengalami perubahan dan 148 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. BBRI (+2.76%), BMRI (+2.00%), TLKM (+1.16%), MAYA (+20.81%), dan GGRM (+1.51%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. BBCA (-1.03%), CPIN (-3.55%), ASII (-0.79%), NISP (-5.38%), dan BBNI (-0.61%).
Asing tercatat melakukan net buy di pasar reguler sebesar Rp126 miliar dengan saham yang paling banyak dibeli a.l. BMRI, BBRI, TLKM, SCMA, dan SMRA. Mata uang Rupiah terapresiasi 11,965 per Dollar AS.
Secara teknikal kenaikan IHSG akhir pekan lalu membuat adanya peluang teknikal rebound di mana PSAR berhasil break resistance pada hourly, sedangkan stochastic juga goldencross, sehingga hari ini akan berpeluang naik. Dengan support 4,191 dan resistance 4,355. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: BEST, CTRA, ITMG. (detik.com)