korea by dewanti

Thursday, April 24, 2014

Mandiri Sekuritas: Indeks Cenderung Menguat

Jakarta -Pasar saham Amerika Serikat (AS) berbalik melemah, seiring kejatuhan saham-saham unggulan (bluechips), seperti Boeing dan AT&T. Dini hari tadi, Indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup turun -0,08% dan S&P 500 terkoreksi -0,22%.
Dari pasar Asia, indeks di beberapa negara terkemuka juga dibuka menguat. Kenaikan pasar saham Asia ditunjukkan oleh Nikkei 225 di Jepang yang menguat +0,06%. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan dibuka terapresiasi +0,30%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas ditutup naik. Harga minyak mentah WTI menguat +0,09% ke US$101,53 per barel. Sementara harga emas Comex menguat +0,01% ke posisi US$1284,70 per troy ounce.
Dari dalam negeri, investor cenderung wait and see menanti rilis data ekonomi Indonesia dan koalisi partai politik dalam mengusung calon presiden serta wakil presiden. Minimnya sentimen juga membuat pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) cenderung fluktuatif.
Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG diperdagangkan diatas EMA 200 hari. Jangka pendek indeks masih dalam fase konsolidasi. Indeks masih akan coba menguji resistance terdekat di level 4.910. Pada hari ini indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Support indeks berada di angka 4.881 dan resistance di 4.910.(detik.com)

Waterfront Securities: IHSG Fluktuatif

Jakarta -IHSG pada perdagangan Rabu 23 April 2014 ditutup melemah sebesar 0,103% pada level 4893, setelah pada awal sesi sempat menguat. Enam dari sepuluh sektor mengalami pelemahan dengan kontribusi terbesar pada sektor konsumer dan properti. Sedangkan sektor pertambangan berlanjut mengalami penguatan terbesar. Investor asing melakukan net buy senilai Rp457,4 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup melemah akibat laporan keuangan beberapa emiten yang di bawah estimasi serta turunnya data penjualan rumah. Data penjualan rumah baru bulan Maret secara tak terduga mengalami penurunan pada level terendah selama delapan bulan terakhir. Penjualan turun 14,5% pada level 384 ribu, jauh lebih rendah dari estimasi yang sebesar 450 ribu. Indeks PMI manufaktur AS berdasarkan survey awal Markit Economics mengalami penurunan pada level 55,4 di bulan April, dari indeks bulan Maret yang berada pada level 55,5 serta lebih rendah dari estimasi di level 56.Indeks PMI manufaktur berdasarkan survey aw al di area euro kembali mengalami ekspansi selama 10 bulan berturut-turut pada level 53,3. Sedangkan indeks awal PMI manufaktur China mengalami penurunan pada bulan ke empat pada level 48,3. Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan bergerak mixed. Untuk hari ini IHSG bergerak pada kisaran level 4853-4950. Rekomendasi: BMRI, BBCA, PGAS, INDF, BBRI, TLKM, LSIP, ASII.(detik.com)

Semesta Indovest: IHSG Sudah Overbought

Jakarta -Bursa AS ditutup mixed pada tadi malam terimbas laporan kinerja perusahaan yang bervariasi, Boeing membukukan laba di atas perkiraan, namun AT&T melaporkan akan menurunnya pemakaian layanan premium pada pelanggannya di masa depan. Dari data ekonomi, new home sales dilaporkan melemah 14,5% pada Maret terburuk sejak bulan Juli. Indeks Dow Jones turun 12,72 poin atau 0,08%, S&P 500 turun 0,22%, dan Nasdaq turun 0,83%.
Bursa Eropa ditutup melemah terimbas kembali melambatnya ekonomi Tiongkok di mana Purchasing Manager Indeks turun ke level 48,3 pada April. Indeks FTSE turun 0,11%, CAC turun 0,74%, DAX turun 0,58%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan akan bergerak melemah akibat IHSG yang sudah overbought akan berdampak pada terjadinya aksi profit taking. Indeks EIDO turun 1,77%. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain LSIP, KIJA, SSIA, ASII, MPPA.
 
Indonesia News Highlight
• LPKR Bagi Dividen Rp13,87/Saham
• Laba Bersih Elnusa Kuartal I Naik 56%
• Penjualan HM Sampoerna Naik 12,6%
• BBCA nyatakan telah memenuhi kewajiban pajak
 
Trading Counter – Technical Analysis
• LSIP - Buy on Weakness
• KIJA – Buy on Weakness
• SSIA – Buy on Weakness
• ASII – Buy on Weakness
• MPPA – Trading Buy
 
sumber:detik.com