korea by dewanti

Tuesday, April 29, 2014

First Asia Capital: Laba Emiten Bisa Bikin Rebound

Jakarta -Meningkatnya resiko pasar global membuat asing cenderung melepas aset beresiko. Kemarin nilai penjualan bersih asing di pasar saham mencapai Rp375,44 miliar setelah pekan lalu asing membukukan nilai pembelian bersih Rp796,69 miliar. Aksi lepas saham pemodal asing tersebut telah menekan pergerakan IHSG kemarin yang terkoreksi hingga 78,885 poin (1,6%) di 4818,758. Ini merupakan posisi terendah IHSG sejak 14 April lalu.
Aksi jual pemodal asing terutama melanda saham-saham berkapitalisasi besar. Sejumlah sentimen indiviual seperti pencapaian laba 1Q14 dan pembagian dividen sejumlah emiten tidak mampu menahan tekanan jual yang terjadi. Meningkatnya resiko pasar saham global terutama dipicu sanksi yang diberikan AS dan sekutunya ke sejumlah elite dan perusahaan Rusia menyusul memburuknya krisis Ukraina. Sementara tadi malam Wall Street berhasil ditutup di teritori positif dipicu isu merger dan akuisisi (M&A) sejumlah emiten disana. Indeks DJIA dan S&P masing-masing menguat 0,53% dan 0,32% ditutup di 16448,74 dan 1869,43.
Pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dengan peluang rebound terbatas terutama dipicu sejumlah rilis laba emiten yang di atas ekspektasi. IHSG diperkirakan akan menguat menuju resisten di 4870 dan support ada di 4760
 
IHSG : S1 4790 S2 4760 R1 4850 R2 4870
 
Saham Pilihan
BMRI 9650-10000 TB, SL 9600
BBCA 10600-11100 Buy, SL 10400
ADRO 1100-1180 TB, SL 1080
CPIN 3900-4100 TB, SL3800
ADHI 2880-3050 BoW, SL 2860
ANTM 1190-1240 TB, SL 1180
PTBA 9850-10200 BoW, SL 9750
 
sumber:detik.com

Dow Jones dan S&P Rebound Berkat Saham Apple

New York -Wall Street menutup perdagangan dengan mixed. Nasdaq menipis sementara Dow Jones dan S&P 500 rebound berkat penguatan saham Apple.
Nasdaq jatuh ke zona merah gara-gara pelemahan saham Amazon yang sudah jatuh sejak akhir pekan gara-gara kinerja keuangannya yang gagal mencapai target.
"Yang kita lihat ada ini ada perputaran dari saham-saham momentum ke saham teknologi seperti Apple yang baru melaporkan kinerja keuangan," kata Michael O'Rourke, kepala strategi pasar dari JonesTrading di Greenwich, Connecticut, seperti dikutip Reuters, Selasa (29/4/2014).
Saham Apple melompat 3,9% ke level US$ 594,09 per lembar. Saham berkode APPL ini sudah melaju 13,2% sejak penutupan perdagangan Rabu pasca laporan kinerja keuangannya.
Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 87,28 poin (0,53%) ke level 16.448,74. Indeks S&P 500 bertambah 6,03 poin (0,32%) ke level 1.869,43. Indeks Komposit Nasdaq menipis 1,161 poin (0,03%) ke level 4.074,401. (detik.com)

Mandiri Raih Laba Rp4,9 T di Kuartal I

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melaporkan laba bersih sebesar Rp4,9 trilun atau naik sebsear 20,1% pada kuarta pertama di 2014.
Kenaikan 20,1% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2013 yang hanya Rp4,3 triliun. "Pencapaian kami saat ini merupakan perkembangan yang menggembirkan karena kredit yang disalurkan terus meningkat dan semakin memperkuat Bank Mandiri dalam menjalankan perannya," ujar Dirut Mandiri, Budi Gunadi Sadikin di Jakrta, Senin (28/4/2014).
Budi mengatakan kenaikan laba juga ditopang pertumbuhan fee based inconme mencapai Rp3,5 triliun. "Selain pertumbuhan kredit, laju kenaikan laba juga ditopang pertumbuhaannya fee based income sehingga mencapai Rp3,5 triliun pada maret 2013," jelasnya.
Sementara itu kepercayaan masyarakt kepada Bank Mandiri juga terus tumbuh yang ditunjukkan dengan naiknya penghimpunan dana pihak ketiga menjadi Rp531,6 triliun pada Maret 2014 dibandingkan tahun lalu sebesar Rp467,0 triliun.