korea by dewanti

Thursday, May 8, 2014

Semesta Indovest: Minat Beli Mulai Meningkat

Jakarta -Indeks Dow Jones ditutup menguat 117,52 poin atau 0,72% pada tadi malam walau sempat melemah 34 poin atau awal sesi. S&P 500 naik 0,56%, dan Nasdaq masih melemah 0,32%. Penguatan Dow Jones ditopang oleh kabar positif dari Presiden Rusia, Vladimir Putin yang ingin melakukan diskusi kepada para pemimpin regional mengenai jalan keluar masalah Ukraina. Sementara itu, testimony Janet Yellen mengenai ekonomi yang berjalan baik kurang direspon investor yang mana diharapkan adanya bocoran mengenai kapan waktu dilakukannya kenaikan suku bunga.
Bursa eropa ditutup mixed terimbas kapar positif dari Presdien Rusia yang ingin berdiskusi dengan pemimpin regional mengenai masalah penyelesaian Ukraina. Indeks FTSE turun 0,03%, CAC naik 0,41%, dan DAX naik 0,57%.
Bursa Indonesia hari ini diperkirakan dapat melanjutkan penguatannya akibat mulai meningkatnya minat beli pada akhir sesi kemarin didukung oleh positifnya pasar regional. Indeks EIDO naik 0,65%. Saham-saham yang dapat diperhatikan hari ini antara lain ASII, ADHI, BBTN, TLKM, WIKA.
 
Indonesia News Highlight
• Laba Merck Kuartal I Susut 24%
• Laba Trias Sentosa Tumbuh 200%
• Kuartal I-2014, META Catat Laba Bersih Rp27,1 M, Naik 296,8%
• Garuda Putuskan Lepas 40% Saham Citilink
 
Trading Counter – Technical Analysis
• ASII - Trading Buy (S1= 7.410, R1= 7.560)
• ADHI – Trading Buy (S1= 3.000, R1= 3.200)
• BBTN – Trading Buy (S1= 1.075, R1= 1.110)
• TLKM – Trading Buy (S1= 2.325, R1= 2.360)
• WIKA – Trading Buy (S1= 2.240, R1= 2.310)
 
sumber:detik.com

Trust Securities: Investor Tunggu Pengumuman BI Rate

Jakarta -Tak disangka di luar perkiraan, laju IHSG mampu menghijau di tengah merahnya laju bursa saham Asia. Padahal sebelumnya kami tulis berdasarkan pergerakan IHSG, posisi IHSG pun masih rawan pelemahan dengan minimnya sentimen yang ada namun, diharapkan pelemahan yang terjadi bersifat terbatas. Tidak ada sentimen positif yang dapat diutarakan atas penyebab kenaikan IHSG namun, kami melihat kebetulan pada Kamis(8/5) akan dirilis BI rate yang kami perkirakan akan tetap dipertahankan di level 7,5% untuk merespon data-data ekonomi yang telah dirilis dan mengantisipasi melonjaknya kembali inflasi dengan datangnya bulan puasa dan kenaikan TDL. Di sisi lain, meningkatnya harga komoditas juga direspon positif dimana sebagian besar diapresiasi harga saham-saham perkebunan dan pertambangan. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4868,09 (level tertingginya) di mid sesi 2 dan menyentuh level 4829,56 (level terendahnya) pada awal sesi 2 dan berakhir di level 4862,07. Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan kenaikan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
Pada perdagangan Kamis (8/5) IHSG diperkirakan akan berada pada rentang support 4825-4850 dan resisten 4875-4889. Bullish engulfing dekati middle bollinger band (MBB ). MACD masih bergerak landai dengan histogram negatif yang memendek. RSI, Stochastic, dan William's %R mencoba berbalik naik. Laju IHSG dapat melewati kisaran target resisten (4858-4862) sehingga membuka peluang penguatan lebih lanjut. Akan tetapi, tentunya juga harus didukung oleh sentimen yang ada. Diharapkan pelemahan laju bursa saham global tidak terlalu berpengaruh dan rilis BI rate dapat ditanggapi positif meski bila nantinya tidak berubah.(detik.com)

Mandiri Sekuritas: Indeks Berpotensi Menguat

Jakarta -Pasar saham Amerika Serikat (AS) ditutup menguat setelah pidato Gubernur The Fed, Janet Yellen yang mengatakan pada kuartal ini pertumbuhan ekonomi AS sesuai ekspektasi. Semalam, indeks saham Dow Jones Industrial Avg ditutup naik +0,72% dan S&P 500 terapresiasi +0,56%.
Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga tercatat menguat. Harga minyak mentah WTI naik +0,09% ke US$100,86 per barel. Sementara harga emas Comex menguat +0,56% ke posisi US$1290,10 per troy ounce.
Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mengumumkan cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2014 mencapai US$105,6 miliar, meningkat dari posisi akhir Maret 2014 yang sebesar US$102,6 miliar. Sementara siang nanti, bank sentral juga akan mengumumkan tingkat suku bunga acuan perbankan (BI Rate).
Sedangkan dari sisi teknikal, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengatakan IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks berpotensi menguat dan menembus level psikologis 4.900. Hari ini indeks akan menguji resistance terdekat di level 4.897 dan support di 4.828.(detik.com)