korea by dewanti

Friday, May 30, 2014

Belanja Modal Australia Turun

INILAHCOM - Anggaran belanja modal Australia pada kuartal pertama 2014 turun 4,2% menjadi AUD37,076 miliar. BPS Australia mencatat ini merupakan penurunan dua kuartal berturut-turut.
Penurunan ini lebih tinggi dibandingkan perkiraan sebelumnya yang 1,9%. Pada kuartal keempat tahun silam, juga turun 5,2%. Dibandingkan tahun lalu, total anggaran belanja turun 5,0%.
Dilaporkan anggaran untuk asset, bangunan, dan strukturnya tsebesar AUD24,524 miliar. Jumlah ini turun 7,4% dibandingkan kuartal sebelumnya. Sedangkan anggaran untuk peralatan, pabrik, dan mesin justru naik 2,8%. Kenaikan ini kemungkina terkait dengan mesin-mesin proyek gas alam cair.
Sementara itu, anggaran untuk peralatan, pabrik, dan mesin sebesar AUD12,552 miliar atau naik 2,8%. Namun bila dihitung dalam setahun terjadi penurunan 9,6%. Pengeluaran di industri pertambangan juga turun 8,7% pada kuartal ini. Sedangkan belanja manufaktur naik 1,7%.
Penurunan anggaran pertambangan ini mengisyaratkan ledakan investasi sumber daya alam telah mencapai puncaknya. Dengan demikian anggaran untuk proyek-proyek baru pertambangan hampir pasti akan terus turun. Analis memperkirakan penurunan mungkin akan berlanjut kuartal mendatang.

Indeks S&P Cetak Rekor Lagi

New York -Indeks S&P 500 di pasar saham Wall Street kembali mencetak rekor tertinggi setelah kemarin sempat melemah tipis. Harapan membaiknya ekonomi Amerika Serikat (AS) jadi faktor pendorong.
Tingkat tenaga kerja baru di AS mengalami peningkatan setelah jumlah pengangguran berkurang. Data dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan ekonomi negeri Paman Sam berkontraksi untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir.
"Data tersebut menunjukkan pelemahan, tapi lebih karena melambatnya pertumbuhan produksi, dan ini baik untuk pertumbuhan ke depan, pesanan baru ke depannya," kata Jeffrey Saut, kepala strategi investasi dari Raymond James Financial di St. Petersburg, Florida, dikutip Reuters, Jumat (30/5/2015).
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 65,56 poin (0,39%) ke level 16.698,74. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 22,87 poin (0,54%) ke level 4.247,95.
Sementara Indeks S&P 500 menguat 10,25 poin (0,54%) ke level 1.920,03 ini rekor penutupan dan intraday tertinggi sepanjang masa. (detik.com)

Garuda Resmi Terbang Nonstop Jakarta-Amsterdam

Jakarta - Bergembiralah, kini penerbangan PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (GIAA) ke Belanda sebagai pintu gerbang Eropa terpangkas sekitar 4 jam, tak lagi 18 jam seperti dulu. Hemat waktu ini terwujud karena pesawat tidak lagi transit di Abu Dhabi, namun terbang nonstop Jakarta-Amsterdam.
Peresmian penerbangan nonstop tersebut dilakukan dengan seremoni inagurasi di terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Kamis (29/5/2014) pukul 23.00 WIB.
"Ini merupakan flight satu-satunya yang tercepat dari Jakarta-Eropa selama 14 jam," kata Dirut Garuda Emirsyah Satar.
Sedangkan pesawat yang melayani penerbangan perdana nonstop itu take off pukul 00.30 WIB, Jumat (30/5/2014). Pesawat akan mengudara selama 13-14 jam.
Penerbangan direct alias nonstop tersebut akan dilayani sebanyak lima kali setiap minggu, dengan pesawat terbaru Boeing 777-300ER berkapasitas 314 penumpang (8 First Class, 38 Business Class, dan 268 Economy Class) yang mampu terbang hingga 15 jam atau menempuh jarak 14.490 km tanpa henti.
Sebelumnya, Garuda Indonesia melayani penerbangan rute Jakarta – Amsterdam dengan satu persinggahan di Abu Dhabi menggunakan pesawat Airbus A330-200.
Rute Jakarta–Amsterdam tersebut dilayani dengan penerbangan GA 088 yang akan diberangkatkan dari Jakarta pada pukul 00.55 (Local Time) dan akan tiba di Amsterdam pada pukul 09.40 (Local Time). Sedangkan rute Amsterdam – Jakarta akan dilayani dengan penerbangan GA 089 yang akan berangkat dari Amsterdam pada pukul 12.35 (Local Time) dan akan tiba di Jakarta pada pukul 07.15 (Local Time).
Penerbangan nonstop ini terealisasi tak lama setelah Garuda bergabung dengan aliansi penerbangan global SkyTeam pada 5 Maret 2014.
Pembukaan penerbangan langsung Jakarta – Amsterdam, akan mempersingkat waktu perjalanan antara rute penerbangan Garuda dan SkyTeam. Selain itu, penumpang juga akan lebih banyak diuntungkan dengan ketersediaan penerbangan sambungan ke destinasi lain dari Amsterdam yang dilayani oleh anggota SkyTeam.
"Pengoperasian layanan penerbangan langsung Jakarta - Amsterdam tersebut merupakan bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas (seamless connectivity) kepada para pengguna jasa ke Eropa melalui layanan penerbangan nonstop tercepat antara Jakarta – Amsterdam, dengan durasi penerbangan di bawah 14 jam. Dengan dioperasikannya layanan ini, maka Garuda Indonesia akan menjadi satu-satunya maskapai yang memiliki layanan penerbangan nonstop dari Indonesia ke Eropa," ungkap Garuda dalam pernyataan tertulis. (detik.com)