korea by dewanti

Friday, June 6, 2014

Inflasi Filipina Naik Tiga Bulan Berturut-turut - INILAH.com

INILAHCOM, Manila - Kantor Statistik Nasional Filipina melaporkan inflasi harga konsumen Filipina Mei sebear 4,1%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat 3,9%.
Pemerintah Filipina juga memperkirakan inflasi pada Juni ini akan naik lagi, hingga mencapai 4,5%. Jika ini terjadi, maka inflasi naik dalam tiga bulan berturut-turut. Rekor itu sekaligus menjadi yang tertinggi sejak November 2011. Saat itu inflasi mencapai 4,7%.
Harga produk makanan dan nonalkohol tumbuh sebesar 6,7% pada Mei. Kenaikan juga terjadi pada pakaian dan alas kaki, yaitu 3,4%. Namun kenaikan tersebut tidak termasuk makanan dan energi. Inflasi inti tercatat sebesar 3,1% pada Mei, naik 2,9% dibandingkan bulan sebelumnya. Inflasi inti yoy tercatat 3,0%.
Pada basis bulanan, harga konsumen naik 0,5%, sedikit lebih tinggi daripada April yang 0,4%. Dengan kenaikan inflasi tersebut, pertumbuhan ekonomi Filipina realtif lebih cepat ketimbang sejumlah negara ASEAN lainnya.

Cadangan Devisa RI Bertambah Jadi US$ 107 Miliar

Jakarta -Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia, mengungkapkan cadangan devisa Indonesia per Mei 2014 berada di kisaran US$ 107 miliar. Nilai ini meningkat dibandingkan posisi bulan sebelumnya US$ 105,6 miliar.
"Cadangan devisa itu pada awal tahun US$ 99 miliar, kemudian April ke US$ 105 miliar. Sekarang di US$ 107 miliar," kata Agus di Gedung DPR/MPR/DPD, Jakarta, Kamis (5/6/2014).
Sementara terkait prediksi defisit transaksi berjalan, lanjut Agus, sampai akhir tahun diperkirakan bernilai US$ 25 miliar. Pada kuartal I-2014, defisit transaksi berjalan adalah US$ 4,2 miliar atau 2,06% terhadap produk domestik bruto (PDB). "Ada kemajuan dibandingkan defisit pada 2013, yaitu US$ 29 miliar," ucapnya.
Agus memperkirakan, defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2014 bisa 2 kali lipat dibandingkan kuartal sebelumnya. Ini terlihat dari neraca perdagangan yang pada April defisit cukup dalam, yaitu US$ 1,9 miliar.
 
Berikut perkembangan cadangan devisa Indonesia pada tahun ini:
  • Januari 2014 : US$ 100,651 miliar
  • Februari 2014 : US$ 102,741 miliar
  • Maret 2014 : US$ 102,6 miliar
  • April 2014: US$ 105,6 miliar.
  • Mei: US$ 107 miliar.
sumber: detik.com

Bank Sentral Eropa Pangkas Suku Bunga, Wall Street Cetak Rekor

New York -Indeks Dow Jones dan S&P 500 kembali mencetak rekor tertingginya sepanjang masa setelah bank sentral Eropa (European Central Bank/ECB) memangkas suku bunga acuan ke titik terendah.
Bank sentral benua biru itu juga berniat melakukan berbagai upaya demi menekan risiko deflasi. Pelaku pasar mulai fokus ke laporan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang akan diumumkan Jumat ini.
"Beberapa data yang sudah kita dapat sejauh ini belum bisa memberikan gambaran atas jumlah tenaga kerja baru yang tersedia," kata Randy Frederick, direktur perdagangan dan derivatif dari Schwab Center for Financial Research di Austin, seperti dikutip Reuters, Jumat (6/6/2014).
Perdagangan berjalan dalam rentang yang cukup lebar. Seluruh sektor di S&P 500 berakhir menghijau. Sektor Industrial naik 1,1% dan finansial 0,9%.
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones naik ke level 98,58 poin (0,59%) ke level 16.836,11, Indeks S&P 500 bertambah ke level 12,58 poin (0,65%) ke level 1.940,46, dan Indeks Komposit Nasdaq menguat 44,59 poin (1,05%) ke level 4.296,23. (detik.com)