korea by dewanti

Wednesday, June 11, 2014

Mandiri Sekuritas: IHSG Konsolidasi Dulu

Jakarta -Pasar saham AS bergerak variatif, seiring turunya sejumlah saham setelah mengalami kenaikan tinggi. Penguatan diapresiasi oleh indeks Dow Jones Industrial Avg sebesar +0,02%, sementara indeks S&P500 turun sebesar -0,02%.
Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh perkembangan data ekonomi Tiongkok. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks Nikkei 225 sebesar +0,16%, sementara indeks KOSPI Composite di Korea Selatan melemah -0,13%.
Sedangkan harga kontrak berjangka (futures) komoditas mengalami koreksi. Harga minyak mentah WTI turun -0,05% ke posisi US$ 104,30 per barel. Senada dengan minyak, harga emas Comex juga terkoreksi -0,02% ke level US$ 1.259,90 per troy ounce.
Dari dalam negeri, Menteri Koordinator Perekonomian memperkirakan inflasi di bulan Juni 2014 akan mencapai 0,4%, atau naik dari bulan sebelumya yang sebesar 0,16%. Pada kesempatan lain, Menteri ESDM menegaskan jika tarif listrik bagi pelanggan 450 watt dan 900 watt tidak akan mengalami kenaikan.
Sementara dari sisi teknikal, Analis Teknikal Mandiri Sekuritas mengungkapkan jika kemarin IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari. Indeks memasuki fase konsolidasi dan bergerak menguat serta membentuk white marubozu. Indicator RSI di zona 40%. Hari ini, indeks masih akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.911 dan resistance 4.964.(detik.com)

Waterfront Securities: IHSG Menguat Terbatas

Jakarta -IHSG pada perdagangan Selasa 10 Juni 2014 ditutup menguat 1,25% pada level 4946. Sektor aneka industri dan keuangan menyumbangkan penguatan terbesar. Investor asing melakukan net buy Rp270,72 miliar. Penguatan IHSG antara lain didorong oleh sentimen positif dari penguatan indeks bursa global. Indeks Dow Jones kembali ditutup menguat pada level tertinggi baru. Namun indeks S&P500 ditutup melemah akibat profit taking karena kekhawatiran akan valuasi saham yang sudah mahal. Price Earning Ratio (PER) indeks S&P500 sebesar 16,5x, naik dari perdagangan bulan Februari yang sebesar 14,8x. Sementara itu data wholesale inventories AS bulan April naik 1,1%, lebih baik dari estimasi yang sebesar 0,6%. Data jobs opening bulan April juga naik menjadi 4,5 juta dari bulan Maret yang sebanyak 4,17 juta. Indeks di bursa Eropa kembali menguat karena optimisme kebijakan ECB pada pekan lalu akan menjadi faktor positif bagi perekonomian dan bursa saham. Sementara itu menurut estimasi Bloom berg, cadangan minyak AS diperkirakan turun menjadi 388 juta barel. Sebelumnya menurut data EIA, cadangan minyak sempat menyentuh 399,4 juta barel yang merupakan penurunan cadangan terbesar. Untuk Indeks Harga Saham Gabungan hari ini diperkirakan bergerak cenderung menguat. IHSG bergerak pada kisaran level 4900 - 5010. Rekomendasi: GGRM, ASII, BBRI, ICBP, UNTR, BBCA, BMRI.(detik.com)

Panin Sekuritas: IHSG Berpeluang Lanjutkan Kenaikan

Jakarta -IHSG kemarin ditutup menguat/rebound setelah di awal pekan melemah signifikan. Faktor yang mendorong IHSG naik adalah beberapa data positif dari regional. Investor global masih positif terhadap kebijakan likuiditas ECB dan pertumbuhan data ekspor China bulan Mei. Fokus investor terhadap Indonesia masih tertuju pada defisit transaksi berjalan. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2014 akan sebesar 5,15% yoy. Pasar juga tampaknya bereaksi positif terhadap hasil debat capres dan cawapres pada malam sebelumnya. Hari ini kami proyeksikan IHSG masih berpeluang untuk melanjutkan kenaikan. Kisaran support-resistance 4.920-4.984. Trading BOW: PNBS, BBRI, BMRI, ADHI, PTPP, JPFA, MLPL.(detik.com)