korea by dewanti

Wednesday, June 18, 2014

Waterfront Securities: IHSG Akan Bergerak Mixed

Jakarta -IHSG pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0,49% pada level 4.909. Sektor pertambangan menyumbangkan penguatan terbesar. Sektor aneka industri dan konstruksi mengalami pelemahan.
Investor asing melakukan net sell Rp 26,8 miliar. Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat menjelang akan dirilisnya keputusan pertemuan The Fed nanti malam. Penguatan terutama dikontribusikan oleh saham lapis kedua dan ketiga.
The Fed memulai pertemuan 2 harinya semalam. Menurut konsensus pasar, The Fed diperkirakan akan mengurangi program pembelian obligasi sebesar US$ 10 miliar menjadi US$ 35 miliar. Mayoritas ekonom memprediksi The Fed akan menghentikan program pembelian obligasi pada pertemuan bulan Oktober 2014.
The Fed akan merilis perkiraan baru untuk tingkat pengangguran, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan patokan suku bunga federal pada pertemuan ini. Maret lalu, The Fed memperkirakan suku buku bunga acuan akan naik menjadi 1% pada 2015 dan menjadi 2,25% pada 2016.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak cenderung mixed di kisaran 4863-4950.(detik.com)

Harga Emas Antam Masih Stagnan

Jakarta -Selama 3 hari terakhir, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) tidak berubah. Ini juga mempengaruhi harga pembelian kembali (buyback).
Seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu (18/6/2014), harga emas Antam tercatat Rp 533.000 per gram. Sama dengan perdagangan sehari sebelumnya.
Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga tidak bergerak, tetap di Rp 473.000 per gram.
 
Berikut daftar harga emas Antam hari ini:
  • 500 gram Rp 246.800.000
  • 250 gram Rp 123.500.000
  • 100 gram Rp 49.450.000
  • 50 gram Rp 24.750.000
  • 25 gram Rp 12.400.000
  • 10 gram Rp 4.990.000
  • 5 gram Rp 2.520.000
  • 4 gram Rp 2.016.000
  • 3 gram Rp 1.521.000
  • 2,5 gram Rp 1.272.500
  • 2 gram Rp 1.026.000
  • 1 gram Rp 533.000
sumber: detik.com

Penguatan Saham-saham Bank Bikin Wall Street Positif

New York -Pasar saham Wall Street berakhir positif didorong oleh penguatan saham-saham perbankan. Data ekonomi menunjukkan inflasi Amerika Serikat (AS) naik lebih tinggi dari prediksi.
Inflasi yang tinggi itu membuat saham-saham bank diburu investor. Saham-saham teknologi juga ikut menguat cukup tinggi.
Indeks Harga Konsumer naik 0,4% di bulan Mei, penguatan terbesarnya tahun ini, mendorong investor menjual sebagian surat utang pemerintah AS.
"Biasanya inflasi berarti mendorong pertumbuhan ekonomi, jadi ini positif, terutama bagi investor yang mencari alasan untuk beli," kata Carl Kaufman, analis dari Osterweis Strategic Income Fund di San Francisco, seperti dikutip Reuters, Rabu (18/6/2014).
Harga minyak dunia akhirnya menjinak setelah Presiden AS Barack Obama mempertimbangkan adanya aksi militer demi merespons konflik dan pembantaian oleh kaum Sunni di Irak.
Pada penutupan perdagangan Selasa waktu setempat, Indeks Dow Jones naik 27,48 poin (0,16%) ke level 16.808,49. Indeks S&P 500 bertambah 4,21 poin (0,22%) ke level 1.941,99. Indeks Komposit Nasdaq bertambah 16,13 poin (0,37%) ke level 4.337,23. (detik.com)