korea by dewanti

Thursday, October 31, 2013

Bank Panin Cetak Laba Rp1,58 Triliun, Tumbuh 9,7%

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Panin, Tbk hingga September 2013 berhasil membukukan laba Rp1,58 triliun, bertumbuh 9,7% dari posisi Rp1,44 triliun dari periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan keuangan yang diterima Bisnis (31/10/2013), Presiden Direktur Bank Panin Rostian Sjamsudin menjelaskan peningkatan laba disebabkan meningkatnya pendapatan bunga bersih menjadi Rp3,86 triliun, tumbuh 10,2% dari posisi Rp3,5 triliun.
Selain itu, perseron juga mencatatkan pertumbuhan kredit sebesar 16,2% dari posisi Rp88,3 triliun menjadi Rp102,69 triliun hingga September 2013. Di sisi lain, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun tumbuh sebesar 14,8%, dari posisi Rp99,61 trilun menjadi Rp114,36 triliun.
Adapun komposisi DPK hingga September 2013 yakni giro sebesar Rp17,04 triliun, tabungan Rp51,85 triliun dan simpanan berjangka (deposito) sebesar Rp45,47 triliun. Total aset yang berhasil dibukukan sebesar Rp144,38 triliun, tumbuh 7,97% dari posisi Rp133,71 triliun.
Sementara itu, Bank Panin mencatatkan rasio pendanaan terhadap pembiayaan (loan to deposito ratio/LDR) menjadi 89,75% dari posisi 86,67%. Rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) mengalami penurunan dari posisi 1,64% menjadi 1,43%.
Bank bermodal inti Rp13,98 triliun ini juga menurunkan net interest margin (NIM) dari 4,18% menjadi 4,07%. Sedangkan return on asset (ROA) sebesar 1,95% dan return on equility (ROE) sebesar 15,26%.

Laba Modernland Naik 77,01% Jadi Rp721, M

INILAH.COM, Jakarta - PT Moderland Realty Tbk (MDLN) mencatat laba bersih sebesar Rp721,63 miliar pada kuartal ketiga 2013 atau naik 77,01 persen dari Rp165,88 miliar pada periode yang sama tahun 2012.
Perolehan laba bersih tersebut didukung sejalan dengan peningkatan pendapatan dan beban pokok penjualan serta beban langsung yang berhasil ditekan hingga 24,36% menjadi Rp320,62 miliar. Demikian mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (31/10/2013).
Perseroan mencatat pendapatan tumbuh 49,20% menjadi Rp1,4 triliun dari sebelumnya Rp714,8 miliar. Penjualan bersih menjadi penyumbang terbesar dalam perolehan pendapatan tersebut, yakni sebesar Rp1,33 triliun. Kemudian diikuti, pendapatan dari lapangan golf dan restoran club house sebesar Rp32,80 miliar.
Total aset perseroan hingga September 2013 sebesar Rp5,13 triliun dari sebelumnya akhir Desember 2012 sebesar Rp4,59 truliun.

Total Aset Bank Mandiri Jadi Rp700,1 T

INILAH.COM, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami kenaikan total aset 19 persen menjadi Rp700,1 triliun pada kuartal ketiga 2013.
Pada periode tersebut, perseroan mencatatkan laba bersih menjadi Rp12,8 triliun atau naik 15,1% dari Rp11,1 triliun. Demikian mengutip keterangan resmi perseroan, Kamis (31/10/2013).
Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk, Budi Gunadi Sadikin mengatakan perseroan telah menyalurkan kredit mencapai Rp12,8 triliun. Untuk kredit di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tumbuh 21,8% menjadi Rp61,6 triliun. Lalu, untuk rasio kredit bermasalah (NPL) netto tetap rendah, yaitu 0,53%.
Sementara itu, perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) naik menjadi Rp514,2 triliun dari sebelumnya Rp430,9 triliun. "Dari jumlah tersebut, dana murah seperti Giro dan Tabungan tercatat sebesar Rp330,7 triliun, tumbuh 21,8 persern dari posisi September 2012 sebesar Rp271,6 triliun," kata Budi.