korea by dewanti

Wednesday, May 14, 2014

Asing Borong Saham Rp 1,2 Triliun, IHSG

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat hingga 70 poin berkat aksi borong saham-saham unggulan. Dana asing sebesar Rp 1,2 triliun mengalir masuk lantai bursa.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 11.445 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.530 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menguat 16,868 poin (0,34%) ke level 4.938,262. Indeks kembali melanjutkan penguatan didorong oleh Wall Street yang mencetak rekor. Secara perlahan tapi pasti, indeks semakin mendekati level 5.000.
Investor masih semangat berburu saham meski posisi indeks sudah sangat tinggi akibat penguatan dalam tiga hari terakhir. Saham-saham unggulan kembali jadi sasaran.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG melaju 45,560 poin (0,93%) ke level 4.966,954 didorong aksi beli di saham-saham unggulan. Indeks masih butuh dorongan lebih tinggi supaya bisa menembus level 5.000.
Seluruh indeks sektoral bisa menguat, penguatan masing-masing sektor di atas satu persen. Aksi beli kali ini didorong oleh membaiknya kinerja dan pembagian dividen emiten.
Menutup perdagangan, Rabu (13/5/2014), IHSG melonjak 70,242 poin (1,43%) ke level 4.991,636. Sementara Indeks LQ45 melesat 16,992 poin (2,04%) ke level 848,573.
Saham unggulan di sektor finansial dan konsumer, seperti saham bank dan ritel, jadi sasaran aksi beli. Investor asing terlihat semangat berburu saham.
Investor asing dominasi aksi beli di lantai bursa dengan transaksi beli bersih (foreign net buy) cukup tinggi, yaitu Rp 1,2 triliun di pasar reguler dan negosiasi.
Perdagangan siang hari ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 252.739 kali pada volume 6,55 miliar lembar saham senilai Rp 8,291 triliun. Sebanyak 171 saham naik, 114 turun, dan 95saham stagnan.
Bursa-bursa regional bergerak mixed sepanjang hari ini. Sentimen positif rekor Wall Street semalam kurang dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku pasar regional.
 
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa di Asia sore ini:
  • Indeks Nikkei 225 melemah 19,68 poin (0,14%) ke level 14.405,76.
  • Indeks Hang Seng melonjak 230,39 poin (1,03%) ke level 22.582,77.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 2,82 poin (0,14%) ke level 2.047,91.
  • Indeks Straits Times naik 35,69 poin (1,11%) ke level 3.258,12.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Multi Bintang (MLBI) naik Rp 22.000 ke Rp 1,13 juta, Indocement (INTP) naik Rp 1.200 ke Rp 23.975, Unilever (UNVR) naik Rp 600 ke Rp 30.800, dan Gudang Garam (GGRM) naik Rp 600 ke Rp 56.900.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Inti Bangun (IBST) turun Rp 640 ke Rp 3.540, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun Rp 350 ke Rp 5.375, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 275 ke Rp 26.700, dan Waran Bali Towerindo (BALI-W) turun Rp 190 ke Rp 1.395. (detik.com)

Pasar Masih Menunggu Calon Pendamping Jokowi di Piplres

Jakarta -Hari ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) positif. Dana asing sudah masuk terus sejak akhir pekan ini.
Menurut Pengamat Pasar Keuangan Farial Anwar, saat ini pelaku pasar sudah mulai bisa memprediksi siapa saja calon presiden yang akan maju dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden RI Juli mendatang.
"Sekarang ini mulai jelas siapa saja pasangan (capres dan cawapres) yang akan maju. Kalau Jokowi ini masih ditunggu pasangannya oleh pelaku pasar," katanya ketika dihubungi detikFinance, Rabu (14/5/2014).
Pelaku pasar, terutama asing, berharap besar pemilu Juli mendatang akan berjalan lancar. Pelaku pasar asing bahkan sudah mulai menempatkan dananya di pasar keuangan dalam beberapa hari terakhir ini.
"Asing sudah masuk banyak ke pasar modal, bukan hanya di IHSG tapi juga obligasi. Kini mereka sedang memantau, siapa saja pasangan yang akan maju beserta konsep ekonominya ke depan," jelasnya.
Dihubungi secara terpisah, Kepala Riset Mega Capital Danny Eugene, mengatakan masuknya investor asing ini lebih dipengaruhi oleh situasi ekonomi Indonesia yang sudah lebih baik ketimbang tahun 2013 lalu.
Selain faktor dalam dalam negeri, sentimen positif dari pasar global juga turut mempengaruhi aksi beli investor. Salah satunya adalah Wall Street yang mencetak rekor tertinggi malam tadi.
Namun ia juga tidak menampik kalau faktor politik juga sedikit banyak mempengaruhi kinerja IHSG yang positif hari ini. Calon presiden yang paling menonjol saat ini, Jokowi dan Prabowo, sama-sama mendukung ekonomi kerakyatan.
"Siapapun nanti yang jadi presidennya pasti akan membangun infrastruktur dan ini disambut baik oleh pelaku pasar," jelasnya. (detik.com)

BURSA HONG KONG: Indeks Hang Seng Ditutup Melejit 1,04%

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Hong Kong ditutup menguat signifikan pada perdagangan Rabu (14/5/2014).
Hong Kong Hang Seng Index pada akhir perdagangan hari ini melejit 1,04% ke level 22.585,23, setelah penutupan hari sebelumnya, Selasa (13/5/2014) berhenti di angka 22.352,38.
Sepanjang hari ini indeks bergerak di kisaran 22.365,23 – 22.664,37. Dari 50 saham yang ditampilkan data Bloomberg, 36 diantaranya menguat, 13 melemah, dan 1 yang stagnan.
Saham HSBC Holdings PLC dan China Construction Bank Corp menjadi pendorong indeks dengan kenaikan masing-masing 1,07% dan 1,67%. Sementara itu, saham AIA Group Ltd dan Galaxy Entertainment Group Ltd terkoreksi 0,78% dan 0,59%.