korea by dewanti

Tuesday, May 20, 2014

Bursa Asia Naik Jelang Hasil BoJ

INILAHCOM, Hong Kong - Bursa saham Asia bergerak lebih tinggi pada perdagangan Selasa (20/5/2014). Namun investor tetap berhati-hati dengan situasi di Thailand dan menunggu hasil pertemuan Bank of Japan (BoJ).
Indeks Nikei naik 0,4%, indeks Hang Seng menguat 0,5%, indeks ASX naik 0,2%, indeks Shanghai menguat 0,1% dan indeks Kospi melemah 0,1%. Demikian mengutip cnbc.com.
Hari ini, otoritas militer Thailand menyatakan darurat militer di Bangkok. Tujuan untuk menjaga ketertiban kota Bangkok walaupun mereka menyatakan bukan merupakan kudeta.
Investor juga menunggu hasil pertemuan dua hari yang dilakukan bank sentral Jepang. Bank ini diharapkan mempertahankan kebijakan moneternya. Pasar menunggu pernyataan Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda tentang arah kebijakan terbarunya.

Dubai Islamic Bank Beli 24,9 Saham Bank Panin

INILAHCOM, Jakarta - PT Bank Panin Tbk (PNIN) telah menandatangani kesepakatan dengan Dubai Islamic Bank PJSC yang tertarik memiliki 24,9% saham PT Bank Panin Syariah Tbk (PNBS).
Kesepakatan tersebut terjadi pada 19 Mei 2014 dalam bentuk shareholders agreement. Demikian mengutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (20/5/2014).
Dengan penjualan 24,9% saham Bank Panin Syariah, Bank Panin tetap menjadi pemegang saham pengendali. Saat ini, pemegang saham Bank Panin Syariah adalah bank Panin sebesar 87,51% dan masyarakat 12,49%.
Namun kesepakatan penjualan masih harus mendapat persetujuan dari otoritas di Indonesia, termasuk dari Otoritas jasa Keuangan. Selanjutnya, DIB akan meningkatkan kepemilikan sahamnya secara bertahap hingga mencapai 40% dari seluruh saham yang dikeluarkan dan disetor penuh Bank Panin Syariah.
Pada kuartal I 2014, Bank Panin Syariah membukukan laba bersih Rp10,64 miliar dari Rp11,26 miliar pada periode yang sama 2013. Perseroan memiliki total aktivaRp4,30 triliun dari 31 Desember 2013 sebesar Rp2,28 triliun.

IHSG Terjun 119 Poin, Keok Sendirian di Asia

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun 119 poin atau lebih dari dua persen sampai balik ke level 4.800. Koreksi indeks ini terjadi di tengah menguatnya bursa-bursa regional.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup melemah di posisi Rp 11.470 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.430 per dolar AS.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 5,378 poin (0,11%) ke level 5.009,618 melanjutkan pelemahan setelah kembali terkena aksi ambil untung. Atas koreksi ini IHSG terpaksa lengser dari level 5.000.
Hampir semua sektor saham terkena aksi ambil untung. Posisi indeks memang masih berada di area jenuh beli setelah reli selama satu pekan terakhir.
Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 110,841 poin (2,21%) menjadi 4.904,155. Aksi ambil untung mulai ramai jelang penutupan.
Indeks sama sekali tidak menyentuh zona hijau sejak pembukaan perdagangan. Posisi terendah yang sempat disinggahi indeks hari ini ada di level 4.865,323.
Menutup perdagangan, Selasa (20/5/2014), IHSG anjlok 119,041 poin (2,37%) ke level 4.895,955. Sementara Indeks LQ45 jatuh 25,013 poin (2,92%) ke level 832,361.
Aksi jual didominasi investor domestik. Saham-saham unggulan dan lapis dua jadi sasaran aksi jual. Transaksi investor asing hingga sore ini tercatat melakukan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 424,08 miliar di seluruh pasar.
Koreksi ini termasuk sehat karena IHSG sudah menanjak cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir sampai masuk ke area jenuh beli. Seluruh sektor kompak melemah, dipimpin agrikultur dengan koreksi lebih dari tiga persen.
Perdagangan sore ini berjalan sangat ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 258.136 kali pada volume 5,571 miliar lembar saham senilai Rp 8,852 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 251 turun, dan 59 saham stagnan.
Bursa-bursa regional kompak menutup perdagangan hari ini di zona hijau. Sentimen menguatnya Wall Street semalam jadi katalis penggerak aksi beli investor regional.
 
Berikut situasi dan kondisi bursa-bursa regional sore hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 68,81 poin (0,49%) ke level 14.075,25.
  • Indeks Hang Seng menguat 130,18 poin (0,57%) ke level 22.834,68.
  • Indeks Komposit Shanghai bertambah 2,94 poin (0,15%) ke level 2.008,12.
  • Indeks Straits Times tumbuh 4,02 poin (0,12%) ke level 3.266,45.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah Delta Jakarta (DLTA) naik Rp 5.000 ke Rp 375.000, Bina Dana (ABDA) naik Rp 100 ke Rp 4.950, Bank NISP) naik Rp 90 ke Rp 1.400, dan Inovisi (INVS) naik Rp 75 ke Rp 1.515.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.000 ke Rp 55.000, Astra Agro (AALI) turun Rp 1.625 ke Rp 27.500, HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.500 ke Rp 69.000, dan Unilever (UNVR) turun Rp 900 ke Rp 29.600. (detik.com)