![]() |
| detikcom |
korea by dewanti
Monday, August 15, 2022
IHSG Dibuka 7.142, Menguat 12 Poin
Tuesday, July 26, 2022
Berapa Banyakah Vitamin C yang Dibutuhkan Tubuh?
Saat ini, jumlah kasus pasien pengidap COVID-19 terus bertambah. Salah satu upaya meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan asupan vitamin C. Berapa banyak dosis vitamin C yang dapat dikonsumsi selama pandemi?
Vitamin C adalah antioksidan yang dapat melawan kerusakan oksidatif. Saat sistem kekebalan diaktifkan untuk membunuh patogen berarti juga dapat menyebabkan kerusakan oksidatif.
Dikutip dari Medical News Today, beberapa dokter percaya bahwa mengonsumsi suplemen vitamin C dapat mendukung sistem kekebalan tubuh. Ini menunjukkan vitamin C dapat melawan kerusakan yang disebabkan oleh penyakit.
Wednesday, September 8, 2021
Meniup Makanan Panas Hukumnya Makruh
Banyak adab makan yang dicontohkan Rasulullah SAW, salah satunya melarang meniup makanan dan minuman panas. Dilihat dari sisi medis, meniup makanan panas ternyata berdampak pada kesehatan.
Bagi umat muslim, apapun yang diajarkan Rasulullah SAW merupakan contoh yang patut ditiru. Karena Rasulullah SAW sudah pasti mengajarkan dan mencontohkan hal yang baik dan benar, termasuk soal urusan makan.
Selain dilarang makan menggunakan tangan kiri dan makan minum sambil berdiri, ada juga anjuran untuk tidak meniup makanan dan minuman panas. Beberapa hadist menegaskan untuk meniup makanan dan minuman panas ataupun menghembuskan napas di dekatnya.
Diriwayatkan dalam hadits Ibnu Abbas yang menuturkan "Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya". (HR. At Turmudzi dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Dari Asma binti Abu Bakr, sesunguhnya jika beliau membuat roti tsarid wadahnya beliau ditutupi sampai panasnya hilang kemudian beliau mengatakan, aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya makanan yang sudah tidak panas itu lebih besar berkahnya".


