korea by dewanti

Friday, November 15, 2013

Trust Securities: IHSG Bisa Lanjutkan Penguatan

Jakarta -Sebelumnya kami sampaikan bahwa selama belum ada sinyal maupun sentimen positif, maka IHSG masih dalam tren pelemahannya namun, tampaknya angin positif kian berhembus seiring dengan positifnya bursa saham AS yang berimbas pada bursa saham Asia, termasuk IHSG. Adanya pernyataan dari calon tunggal Gubernur The Fed, Jennet Yellen, yang masih akan melanjutkan stimulus memberikan sentimen positif sehingga dapat mengimbangi sakit hati dari para pelaku pasar atas kenaikan BI rate yang tidak terduga. Selain itu, pelaku pasar juga memanfaatkan pelemahan yang terjadi sebelumnya untuk kembali masuk pasar.
Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG menyentuh level 4.382,91 (level tertingginya) jelang preclosing dan menyentuh level 4.322,88 (level terendahnya) di awal sesi 1 dan berakhir di level 4.367,37. Volume perdagangan naik dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Jumat ini diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.310-4.350 dan resistance 4.380-4.395. Berpola menyerupai separating lines menyentuh lower bollinger bands (LBB). MACD mencoba bertahan dari penurunan dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba untuk upreversal. Laju IHSG yang menyentuh harga low di atas target resisten (4.312-4.327) memberikan gambaran keinginan IHSG untuk bergerak positif. Jika tidak ada sentimen negatif yang menghadang maka keinginan IHSG untuk rebound diharapkan dapat tercapai. (detik.com)

Negatif Sendirian di Asia, IHSG Turun 12 Poin

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melorot di sesi I siang ini. Kenyataan ini di luar prediksi karena Wall Street semalam tembus rekor dan bursa-bursa di Asia bergerak positif.
IHSG dibuka di zona hijau di level 4.388.908. Namun jelang penutupan sesi I ini, Jumat (15/11/2013), IHSG melorot akibat aksi jual para investor. Sentimen negatif dari dalam negeri seperti masih tingginya defisit neraca pembayaran menjadi salah satu faktor penghambat laju IHSG.
Padahal IHSG sempat menyentuh level tertingginya di 4.406.
IHSG di sesi I melorot ke level 4.354 atau 13 poin (0,30%). Sementara indeks LQ45 turun 2,2 poin ke 726.623.
Sebanyak 62.685 saham ditransaksikan dengan volume 2,1 miliar. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp 2,15 triliun.
Melorotnya IHSG ini berbeda dengan bursa Asia lainnya yang cerah menyambut akhir pekan.
Indeks Shanghai Composite misalnya naik 48 poin ke 2.149. Sedangkan Hang Seng Index juga naik 337 poin ke level 22.986.
Adapun indeks Strait Times naik 9 poin ke 3.200 dan Indeks Nikkei 225 lompat 258 poin ke 15.135. (detik.com)

Harga Emas Antam Melorot Rp 4.000/Gram

Jakarta -Harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk melorot Rp 4.000/gram hari ini.
Dikutip detikFinance dari data Logam Mulia, Jumat (15/11/2013), harga emas batangan pecahan 1 gram tercatat Rp 524.000/gram turun dibandingkan hari sebelumnya di Rp 528.000/gram.
Sementara harga buyback emas batangan di Logam Mulia juga ikut turun dan berada di posisi Rp 456.000/gram.
 
Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam awal pekan:
  • 50 gram Rp 24.300.000
  • 10 gram Rp 4.900.000
  • 5 gram Rp 2.475.000
  • 1 gram Rp 524.000
"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrian saja," jelas Antam dalam situsnya. (detik.com)