korea by dewanti

Wednesday, January 29, 2014

Pasar Saham Usai Pemilu Bakal Kinclong, Saatnya Investasi Sekarang

Jakarta -Kinerja pasar saham Indonesia diperkirakan bakal rebound setelah Pemilu berakhir. Hal ini bisa dimanfatkan para investor untuk mulai menanamkan investasinya di pasar modal.
Direktur Utama PT Indo Premier Investment Management (IPIM) John D Item menyebutkan, pasar saham diperkirakan bakal mengalami perbaikan setelah keriuhan pesta pemilu rampung. Bahkan, dia memprediksi indeks bakal melambung hingga 45% usai pemilu.
"Pasar saham setelah pemilu akan naik 45%. Jadi kalau mau masuk sekarang sebelum ada potensi kenaikan. Kalau masuknya setelah pemilu sudah telat," ujar John saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (29/1/2014).
Selain itu, pembangunan infrastruktur di Indonesia juga bakal banyak yang direalisasikan tahun 2014 sehingga menjadi sentimen positif bagi pasar.
"Pasar tahun ini akan baik karena infrastruktur 2014 bakal jalan. Infrastruktur juga bagus, masih berkembang," kata dia.
Di sisi instrumen investasi, John menyebutkan, produk Exchange Traded Fund (ETF) atau reksa dana yang diperdagangkan di bursa bisa menjadi pilihan.
Pasalnya, hingga saat ini, return produk jenis investasi ini mampu mencatatkan kinerja positif hingga 8%. Meskipun di tahun 2013 sempat menorehkan minus 2-3%.
"Kalau dilihat reksadana saham turun 7% tahun lalu, sementara ETF hanya turun 2-3%. Jadi lebih bagus. ETF year to date (ytd) return sudah 8 persen-an," cetusnya. (detik.com)

Harga Emas Antam Turun Lagi Rp 1.000/Gram

Jakarta -Harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan lagi setelah sempat jatuh Rp 6.000/gram. Harga emas Antam turun Rp 1.000/gram.
Seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Rabu (29/1/2014) harga emas 1 gramnya menjadi Rp 538.000/gram.
Sementara harga jual kembali atau buyback emas Logam Mulia Antam juga jatuh dari Rp 479.000/gram menjadi Rp 478.000/gram.
 
Berikut daftar harga emas Antam hari ini:
  • 500 gram Rp 249.300.000
  • 100 gram Rp 49.950.000
  • 50 gram Rp 25.000.000
  • 10 gram Rp 5.040.000
  • 5 gram Rp 2.545.000
  • 1 gram Rp 538.000
"Untuk transaksi pembelian Emas Batangan datang Langsung ke PT Antam Tbk Jakarta setiap harinya kami batasi hingga maksimal 150 nomor antrean saja," terang Antam dalam situs resminya. (detik.com)

Saham Unggulan Diborong, IHSG Melesat 79 Poin

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 79 poin menyusul aksi borong di saham-saham unggulan. Penguatan bursa global dan regional jadi faktor pendorong aksi beli.
Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka melaju 31,772 poin (0,73%) ke level 4.373,423 di jalur hijau. Indeks membuntuti penguatan bursa global dan regional.
Investor langsung mengincar saham-saham yang harganya sudah rendah gara-gara koreksi pada perdagangan lalu. Aksi beli cukup ramai dan berhasil menahan indeks di zona hijau sampai di posisi tertingginya hari ini di 4.423,851.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (29/1/2014), IHSG melonjak 79,994 poin (1,84%) ke level 4.421,645. Sementara Indeks LQ45 melesat 17,214 poin (2,37%) ke level 744,467.
Seluruh indeks sektoral kompak menguat di zona hijau dengan penguatan rata-rata lebih dari satu persen. investor domestik kembali kuasai aksi beli di lantai bursa.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 110.970 kali pada volume 2,099 miliar lembar saham senilai Rp 2,698 triliun. Sebanyak 227 saham naik, sisanya 38 saham turun, dan 66 saham stagnan.
Bursa Singapura jadi satu-satunya yang melemah di tengah penguatan bursa-bursa Asia lainnya. Investor juga masih menunggu keputusan The Fed soal stimulus di AS.
 
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai naik 6,41 poin (0,31%) ke level 2.044,93.
  • Indeks Hang Seng menguat 230,56 poin (1,05%) ke level 22.191,20.
  • Indeks Nikkei 225 melonjak 311,98 poin (2,08%) ke level 15.292,14.
  • Indeks Straits Times berkurang 20,45 poin (0,67%) ke level 3.041,96.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.125 ke Rp 42.125, Citra Tubindo (CTBN) naik Rp 1.125 ke Rp 6.750, Unilever (UNVR) naik Rp 850 ke Rp 28.550, dan Indocement (INTP) naik Rp 700 ke Rp 21.950.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 1.000 ke Rp 1,08 juta, Maskapai Reasuransi (MREI) turun Rp 550 ke Rp 2.000, Surya Toto (TOTO) turun Rp 500 ke Rp 7.500, dan Mayora (MYOR) turun Rp 125 ke Rp 27.000. (detik.com)