korea by dewanti

Friday, October 18, 2013

IHSG Stagnan Buka Perdagangan Akhir Pekan

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan akhir pekan dengan stagnan. Investor mulai lakukan aksi beli mendorong indeks ke zona hijau secara perlahan.
Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat di posisi Rp 11.300 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.330 per dolar AS.
Pada perdagangan preopening, IHSG naik tipis 0,255 poin (0,01%) ke level 4.519,185. Sedangkan Indeks LQ45 menguat tipis 0,065 poin (0,01%) ke level 761,981.
Mengawali perdagangan akhir pekan, Jumat (18/10/2013), IHSG dibuka bertambah 8,630 poin (0,19%) ke level 4.528,094. Indeks LQ45 dibuka naik 0,989 poin (0,15%) ke level 762,666.
Indeks bergerak dalam rentang yang tidak terlalu lebar namun setidaknya masih berada di jalur hijau. Aksi ambil untung juga terjadi di beberapa saham unggulan.
Hingga pukul 9.05 waktu JATS, IHSG menguat 7,995 poin (0,18%) ke level 4.526,925. Sementara Indeks LQ45 bertambah 0,848 poin (0,11%) ke level 0,848 poin (0,11%) ke level 762,764.
Kemarin menguat 26 poin berkat aksi borong saham investor domestik. Pelaku pasar asing asing memilih untuk melepas saham.
Semalam Wall Street menyambut baik dibuka kembalinya pemerintahan AS meski hanya sementara. Indeks S&P 500 langsung menembus rekor tertingginya sepanjang masa.
Bursa-bursa regional bergerak mixed pagi hari ini meski sudah dapat sentimen positif dari pasar saham global. Bursa China dan Jepang yang terjatuh ke zona merah.
 
Berikut situasi di bursa-bursa Asia pagi hari ini:
  • Indeks Komposit Shanghai turun 2,73 poin (0,12%) ke level 2.185,81. 
  • Indeks Hang Seng naik 137,65 poin (0,60%) ke level 23.232,53. 
  • Indeks Nikkei 225 menipis 0,81 poin (0,01%) ke level 14.585,70. 
  • Indeks Straits Times menguat 9,26 poin (0,29%) ke level 3.195,88.
sumber: detik.com

IHSG Bisa Menguat, Waspada Pembalikan Arah

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 26 poin berkat aksi borong saham investor domestik. Pelaku pasar asing asing memilih untuk melepas saham.
Menutup perdagangan, Kamis (17/10/2013), IHSG menguat 26,669 poin (0,59%) ke level 4.518,930. Sementara Indeks LQ45 naik 4,635 poin (0,61%) ke level 761,916.
Wall Street menyambut baik dibuka kembalinya pemerintahan Amerika Serikat (AS) meski hanya sementara. Indeks S&P 500 langsung menembus rekor tertingginya sepanjang masa.
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones turun tipis 3,98 poin (0,03%) ke level 15.369,85. Indeks Standard & Poor's 500 naik 11,36 poin (0,66%) ke level 1.732,90. Indeks Komposit Nasdaq menguat 23,72 poin (0,62%) ke level 3.863,15.
Hari ini IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan didorong sentimen dari pasar global dan regional. Waspada pembalikan arah saat IHSG sudah naik tinggi.
 
Pergerakan bursa-bursa regional pagi hari ini:
  • Indeks Nikkei 225 naik 21,32 poin (0,15%) ke level 14.607,83. 
  • Indeks KOSPI menguat 3,61 poin (0,18%) ke level 2.044,22. 
Rekomendasi untuk perdagangan saham hari ini:
 
KDB Daewoo Securities
Pada perdagangan kemarin IHSG ditutup naik +26.67 poin (+0.59%) ke 4,518.93 dengan jumlah transaksi sebanyak 11.7 juta lot atau setara dengan Rp5.4 triliun.
Pergerakan sektor-sektor IHSG a.l sektor agricultural (+0.08%), sektor basic-industries (+1.07%), sektor construction and property (+1.50%), sektor consumer goods (+1.17%), sektor finance (-0.15%), sektor infrastructure (+1.32%), sektor mining (+2.51%), sektor misc-industries (-1.44%), dan sektor trade (+0.28%).
Tercatat sebanyak 171 saham mengalami penguatan, 92 saham mengalami penurunan, 94 saham tidak mengalami perubahan dan 127 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang menempati top gainers a.l. TLKM (+2.20%), UNVR (+1.66%), ADRO (+7.22%), CPIN (+3.36%), dan SMGR (+2.15%). Sementara itu, saham-saham yang menempati top losers a.l. ASII (-2.14%), BMRI (-1.18%), UNTR (-3.21%), MEGA (-9.09%), dan TPIA (-9.03%).
Asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp174 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BMRI, ASII, GGRM, BBRI, dan INDF. Mata uang Rupiah terapresiasi 11,125 per Dollar AS.
Secara teknikal penguatan IHSG kemarin merupakan konsolidasi dan disertai dengan peningkatan volume. Untuk hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan indikator MACD yang berada pada teritori positif dan stochastic deadcross. Dengan support 4,450 dan resistance 4,550. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan adalah: ADRO, GJTL, SSIA.
 
Mandiri Sekuritas
Indeks saham Amerika Serikat (AS) bergerak mixed dan akhirnya melemah tipis, pasca Barrack Obama menandatangani Undang-Undang (UU) Kesepakatan Anggaran. Pada penutupan dini hari tadi, indeks Dow Jones melemah -3,98 poin (-0,03%) ke level 15.369,85. Sementara indeks regional Asia pagi ini dibuka bervariasi. Indeks Nikkei 225 di Jepang membukukan pelemahan -0,04% ke posisi 14.580,05. Sedangkan indeks KOSPI Composite di Korea Selatan menguat +0,18% ke posisi 2.044,24. Di sisi lain, harga minyak di bursa komoditas dunia berbalik arah melemah. Pada perdagangan semalam, harga minyak WTI Crude Oil mengalami koreksi -1,61% ke angka US$100,67 per barel. Bertolak belakang dengan harga minyak, harga emas Comex di bursa komoditas New York mengalami kenaikan +3,08% ke level US$1.322,70/troy ounce, pada perdagangan semalam. Dari dalam negeri, investor menanti sentimen positif lanjutan, dari rilis kinerja kuartal ketiga perusahaan tercatat (emiten). Di sisi lain, fluktuatifnya pergerakan rupiah terhadap dolar AS membuat laju kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedikit tertahan. Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG masih berpotensi menguat untuk bergerak mixed to up dengan kisaran support di 4.497 dan resistance 4.546/4.573. Dalam jangka pendek indeks berpotensi membentuk inverted head and shoulders pattern dengan target teoritis di 4.590. IHSG berada dalam wave 5 impulse wave. (detik.com)

Wall Street Lega Pemerintahan AS Dibuka, S&P Cetak Rekor Tertinggi

New York - Wall Street menyambut baik dibuka kembalinya pemerintahan Amerika Serikat (AS) meski hanya sementara. Indeks S&P 500 langsung menembus rekor tertingginya sepanjang masa.
Selain pemerintahan yang kembali berjalan, AS juga sepakat menambah batas utang demi menghindari gagal bayar. Hal ini yang sangat disambut baik oleh investor di pasar modal negeri Paman Sam.
Sayangnya Indeks Dow Jones harus melemah tipis gara-gara saham IBM dan Goldman Sachs yang baru saja melaporkan kinerja mengecewakan. Rekor intraday tertinggi S&P 500 ada di level 1732,92 yang ditembusnya pada 19 September.
Memanasnya situasi politik di AS bisa membuat Federal Reserve tak punya pilihan lain kecuali melanjutkan program stimulusnya dalam beberapa bulan ke depan. Program ini bisa terus mendorong saham-saham naik.
"Situasi seperti ini yang membuat The Fed mau tidak mau harus melanjutkan program stimulus tanpa dikurangi," kata Stephen Massocca, managing director dari Wedbush Equity Management di San Francisco, seperti dikutip Reuters, Jumat (18/10/2013).
Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones turun tipis 3,98 poin (0,03%) ke level 15.369,85. Indeks Standard & Poor's 500 naik 11,36 poin (0,66%) ke level 1.732,90. Indeks Komposit Nasdaq menguat 23,72 poin (0,62%) ke level 3.863,15. (detik.com)