korea by dewanti

Friday, December 13, 2013

KDB Daewoo Daily

Jakarta -Pada perdagangan Kamis (12/12) Indeks Dow Jones ditutup turun 104,10 poin (-0,66%) ke 15.739,43 di tengah pertimbangan para investor sehubungan waktu pengurangan stimulus moneter oleh the Fed.
Minyak light sweet diperdagangkan di level US$97 per barel di New York di tengah meningkatnya aktivitas kilang minyak AS yang mendorong permintaan.
IHSG kemarin (12/12) ditutup turun 59,53 poin (-1,39%) ke 4.212,22 dengan asing tercatat melakukan net sell di pasar reguler sebesar Rp511 miliar dengan saham yang paling banyak dijual a.l. BBRI, GGRM, ASII, BBNI, dan SSMS.
Mata uang Rupiah terdepresiasi 12.023 per Dollar AS.
Secara teknikal, penurunan IHSG mendekati area support 4.072 dan 4.191, candle doji sebelumnya, stochastic yang melandai serta volume transaksi yang lebih kecil dari kemarin telah memberikan efek negative terhadap IHSG.
Pada perdagangan hari ini (13/12) kami melihat peluang turun dengan kecenderungan mixed, dan rekomendasi buy on weakness dan IHSG diperkirakan akan bergerak bergerak di kisaran 4.109-4.287 dengan saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. ADRO, HRUM, dan INCO. (detik.com)

Trust Securities: Maraknya Sentimen Negatif Picu Aksi Jual

Jakarta -Meski BI memutuskan untuk tetap mempertahankan BI rate di level 7,5% namun, belumlah cukup membawa IHSG ke zona hijau. Pelaku pasar memang sempat merespon positif bahwa BI rate sesuai dengan ekspektasi mereka yang tidak berubah namun, di sisi lain ternyata laju bursa saham Asia kurang mendukung di mana berada di zona merah seiring imbas sentimen pembahasan anggaran AS dan tappering off stimulus The Fed. Belum lagi laju Rupiah yang masih mengalami pelemahan dengan sentimen dari AS tersebut sehingga rilis BI rate seolah-olah hanya di anggap angin lalu. Pembukaan pasar saham Eropa yang negatif turut melemahkan laju IHSG. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4248,34 (level tertingginya) di pertengahan sesi 2 dan menyentuh level 4212,22 (level terendahnya) jelang preclosing dan berakhir di level 4212,22. Volume perdagangan turun dan nilai total transaksi naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
Pada perdagangan Jumat (13/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4186-4196 dan resistance 4227-4238. Berpola menyerupai evening doji star dekati lower bollinger bands (LBB). MACD menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic mulai downreversal meski terbatas. Laju IHSG kembali berada di bawah kisaran target support (4238-4245) seiring maraknya sentimen negatif sehingga memberikan gambaran masih akan terjadinya aksi jual. IHSG pun akan sulit bangkit dengan maraknya aksi jual tersebut. (detik.com)

Kiwoom Securities: IHSG di Kisaran Negatif

Jakarta -Kembali turunnya Dow Jones dan melemahnya Rupiah dapat kembali memberikan tekanan. IHSG kembali terkoreksi diikuti oleh timbulnya minat jual asing kemarin. Posisi di dekat level psikologis 4,200 diharapkan dapat membatasi pelemahan atau sebaliknya. Sehingga, kami memperkirakan IHSG bergerak di kisaran negatif hari ini.
 
APLN – Akuisisi Wahana Sentra Sejati
PT Agung Podomoro Land (APLN) telah mengakuisisi 69% saham PT Wahana Sentra Sejati (WSS) senilai Rp 166 Miliar. WSS memiliki lahan hampir satu hektar (Ha) di daerah Kota (Glodok), Jakarta dan dikenal sebagai pengembang Harco Glodok yang terkenal sebagai pusat elektronik. APLN berencana akan merobohkan bangunan Harco Glodok yang sudah tua dan diubah menjadi pusat perbelanjaan dilengkapi dengan hotel budget. Pembangunan proyek ditargetkan dapat dimulai pertengahan 2014. Sebelumnya, APLN telah mendirikan Lindeteves Trade Center yang diposisikan sebagai pusat belanja khusus alat teknik, listrik dan elektronik yang lokasinya tidak jauh dari Harco Glodok yang akan dibangun ulang.
 
ASSA – Fasilitas pinjaman
PT Adi Sarana Armada (ASSA) mendapatkan pinjaman dari PT Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp 300 MIliar untuk menambah jumlah armada sebanyak 2,500 unit yang akan dilakukan pada tahun ini dan 2014. Sebelumnya ASSA telah mendapatkan pinjaman dari PT Bank Central Asia (BBCA) senilai Rp 400 Miliar yang juga digunakan untuk menambah jumlah armada. Pada tahun depan, ASSA menyiapkan belanja modal sekitar Rp 800 Miliar untuk menambah armada sebanyak 4,000 unit dikarenakan peningkatan kebutuhan armada bagi korporasi.
 
BWPT – Identitas pembeli saham
Dalam transaksi crossing saham PT BW Plantation (BWPT) beberapa hari lalu, Matacuna Group Ltd. membeli 558.4 juta lembar saham (12.92% saham) sedangkan KS Development Ltd. membeli 405.1 juta lembar saham (9.4% saham). Kedua transaksi tersebut dilakukan pada harga pelaksanaan Rp 1,085 per lembar.
 
ULTJ – Peternakan sapi di Sumatera
PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company (ULTJ) berencana mengembangkan peternakan sapi skala besar di Brastagi, Sumatera Utara dan perseroan akan memelihara hingga 23,000 ekor sapi perah. Untuk tahap awal hingga tahun 2016, ULTJ menargetkan paling tidak dapat memelihara 11,800 sapi perah. ULTJ juga akan membangun fasilitas produksi otomatis yang modern dan baru beserta gudang. Pengembangan peternakan sapi perah akan dilakukan oleh PT Ultra Sumatera Dairy Farm yang merupakan perusahaan patungan dengan perusahaan lokal, PT Karya Putrajaya Persada. ULTJ dan Karya Putrajaya masing-masing memiliki 50% saham Ultra Sumatera. (detik.com)