korea by dewanti

Thursday, April 17, 2014

Bursa AS Berpotensi Lanjutkan Kenaikan

INILAHCOM, New York - Bursa saham AS berpotensi lebih tinggi pada perdagangan Rabu (16/4/2014). Investor merespon laporan laba di sektor bank, teknologi dan sektor farmasi.
Bank of Amerika membukukan kerugian pada kuartal pertama sebesar US$6 miliar. Dana tersebut sebagai biaya litigasi untuk menyelesaikan kasus di Federal Housing Finance Agency serta beban hipotek. Namun kinerja Yahoo dan Intel mengalahkan perkiraan. Saham Yahoo naik 9 persen demikian juga dengan saham Intel.
Investor menunggu data indikator perumahan yang berpotensi mengalami kenaikan. Data lain adalah produksi manufaktur untuk bulan Maret. Investor masih menunggu juga data persediaan minyak mentah AS. Demikian mengutip cnbc.com.
Sentimen lain adalah pernyataan Gubernur Fed Janet Yellen. Yellen akan berbicara di Economic Club of New York. Sedangkan pejabat The Fed lainnya seperti Jeremy Stein dan Dennis Lockhart akan berbicara pada konferensi pasar keuangan Atlanta Fed dan Richard Fisher akan berbicara di Texas.
Pada Rabu pagi waktu AS, bursa saham global menguat dengan data PDB China di kuartal pertama 2014. Data tersebut naik ke 7,4 persen dari ekspektasi pasar 7,3%.
Bursa saham AS pada perdagangan Selasa (15/4/2014) berakhir positif. Indeks Dow Jones naik 0,5%, indeks Nasdaq naik 0,2% dan indeks S&P naik 0,6%.