korea by dewanti

Monday, December 30, 2013

IHSG Anjlok Hampir 1.000 Poin Sejak Capai Rekor Tertinggi

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pasang-surut sepanjang perdagangan periode 2013. Indeks sempat cetak rekor tertinggi dan mengalami koreksi yang cukup dalam pula.
Tahun ini IHSG sempat cetak rekor tertinggi pada penutupan perdagangan Senin 20 Mei 2013 di level 5.214,976 setelah naik 69,293 (1,35%)
Sedangkan rekor intraday tertinggi IHSG diraih pada pertengahan perdagangan selasa 21 mei 2013 di level 5.251,296 sebelum akhirnya ditutup terkoreksi
Mengakhiri perdagangan terakhir di 2013, Senin (30/12/2013), IHSG ditutup melonjak 61,197 poin (1,45%) ke level 4.274,177. Jika dilihat dari posisi rekor tertinggi dan penutupan perdagangan hari ini, IHSG mengalamami koreksi yang cukup dahsyat.
Itu berarti indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) itu anjlok hampir 1.000 poin atau tepatnya 940,799 poin sejak menyentuh rekor tertingginya itu.
Koreksi tersebut terjadi dalam jangka waktu sekitar tujuh bulan, sejak IHSG cetak rekor di bulan Mei 2013. Pemicunya adalah arus dana keluar dan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).