INILAHCOM, New York - Bursa saham AS mayoritas melemah pada Jumat (9/5/2014) dini hari tadi. Indesk Nasdag melanjutkan pelemahan merespon beberapa laporan laba kuartalan.
Penguatan hanya terjadi pada indeks Dow Jones. Indeks Dow Jones naik 104 poin atau 0,2% ke 16.580,84 sebagai rekor tertinggi sejak 30 April. Saham AT & T dan saham Walt Disney memimpin kenaikan saham unggulan.
Untuk indeks S&P turun 0,2% dengan tekanan saham sektor energi dan saham sektor utilitas. Sementara indeks Nasdaq turun 0,4%. "Ini lebih teknis dari apapun. Jika Anda memiliki beakout yang gagal tingkat tinggi atau resistance cenderung memicu aksi jual di pasar," kata Art Hogan, analis di Wunderlich Securities seperti mengutip cnbc.com.
Saham Priceline Group naik setelah melaporan kenaikan laba 36 persen. Saham Tesla Motors menurun setelah kuartal kedua mengecewakan investor.
"Pendapatan hari ini kurang menggembirakan. Kami memantau Priceline dan Tesla. Sekarang kami mencari sentimen untuk akir pekan," kata JJ Kinahan, analis dari TD Ameritrade.
Data tenaga kerja menjelang perdagangan tentang klaim pengangguran turun 26.000 menjadi 319.000 untuk pekan lalu dari 325.000 pada pekan sebelumnya. Jadi empat pekan rata-rata naik 324.750 dari 320.250 pada pekan sebelumnya.
"Kami memiliki kabar baik pada klaim pengangguran. Sepertinya pasar pekerjaan benar-benar pulih setelah musim dingin," Peter Cardillo, kepala ekonom pasar dari Rockwel Global Capital.
"Kemungkinan besar kami bisa melihat pertumbuhan dengan cepat. Jadi ini kabar baik bagi perekonomian. Kami juga memiliki beberapa kabar baik dari China. Ekonomi mereka stabil sehingga menjadi kabar baik bagi ekonomi global," katanya.
Dengan angka yang lebih baik dari dara pengangguran telah mendorong reli awal. Seperti indeks Dow Jones mendapatkan kenaikan meski indeks S&P dan indeks Nasdaq lebih rendah.