INILAHCOM, New York - Bursa saham AS berpotensi lebih tinggi pada perdagangan Senin (12/5/2014). Investor mengabaikan ketegangan di Ukraina dan merespon data perdagangan yang optimistis di Eropa dan Asia.
Indeks Dow Jones futures naik 0,3%, indeks S&P naik 0,4% dan indeks Nasdaq futures naik 0,6%. Investor jgua memantau presentasi Presiden Fed Philadelphia, Charles Plosser. Demikian mengutip marketwatch.com.
Kebijakan pemerintah China soal reformasi di bursa saham menjadi penopang harapan investor. Saham sektor perbankan mengalami kenaikan tajam.
China telah meluncurkan cetak biru reformasi pasar modal pada Jumat (9/5/2014). Dalam kebijakan tersebut termasuk penerbitan obligasi pemerintah daerah dan penghapusan pembatasan IPO. Namun kekhawatiran terhadap kelepihak penawaran saat IPO juga mendera investor.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, bursa AS berhasil menguat tipis. Indeks Dow Jones naik 0,2%, indeks Nasdaq naik 0,5%. Investor masih melakukan aksi jual dengan kenaikan karena laporan kuartalan.