INILAHCOM, Jakarta - Analis memperkirakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tetap bullish dalam sepekan ke depan. Seperti apa?
IHSG selama sepekan terakhir mengalami penguatan 59,38 poin (1,23%) atau lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang melemah 58,88 poin (-1,20%). Semua indeks utama mayoritas menguat yang dipimpin indeks ISSI (1,57%) diikuti indeks JII (1,50%), indeks IDX30 (1,46%), dan indeks utama lainnya.
Sementara indeks sektoral bergerak menguat di mana indeks pertambangan naik +3,42%; diikuti indeks industri dasar (+2,86%) dan indeks properti (+2,18%). Sementara pelemahan hanya dialami oleh indeks aneka perdagangan (-0,22%).
Analis PT Asjaya Indosurya Securities, Williams Surya Wijaya mengatakan hal itu. Dalam sepekan ke depan, indeks berpeluang melaju dalam kisaran support 4.871 dan resistance 4.933 dengan kecenderungan menguat.
"Bahkan, untuk sepekan ke depan secara keseluruhan, indeks bisa menuju arah 5.032. Sebab, tren IHSG sudah menuju bullish," kata Wiliams kepada INILAHCOM di Jakarta, Minggu (11/5/2014).
Namun demikian, Wiliams mengingatkan, pelaku pasar saham tetap harus memiliki strategi meskipun menghadapi tren IHSG yang bullish. "Strareginya adalah keep calm and still buying, kekuatan naik belum berkurang," tandas dia dengan nada optimistis.
Di sisi lain, bila prediksinya meleset dan indeks mengalami koreksi, dia berkeyakinan, itu tetap pada kisaran yang positif. "Pola uptrend masih terjaga dengan baik, dan jika terdapat koreksi, sifatnya masih akan wajar sementara ini," imbuhnya.