INILAHCOM, Jakarta Usaha IHSG untuk melepaskan diri dari fase konsolidasi dinilai terlihat cukup besar peluang keberhasilannya. Sembilan saham pun disodorkan sebagai bahan pertimbangan.
Wlliam Surya Wijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities memperkirakan, laju IHSG Rabu (18/6/2014) berada dalam rentang support 4.876 dan resistance 4.947. "Level support kuat 4.876 adalah angka keramat IHSG yang sudah teruji dua kali dan tidak dijebol," katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Selasa (17/6/2014).
Saat ini, lanjut dia, kekuatan naik IHSG kembali membesar dan berpotensi untuk menembus level resistance 4.947. "Kekuatan tersebut ditunjukkan oleh penampilan closing IHSG di atas resistance terdekat 4.903 yang sudah berhasil dilampaui," ujarnya.
Akibatnya, kata William, usaha melepaskan diri dari fase konsolidasi terlihat cukup besar peluang keberhasilannya. "Akan tetapi, untuk strategi yang layak kita terapkan sementara ini masih sebatas investasi dengan timeframe jangka pendek," ucapnya.
Hal itu dilakukan, sembari menunggu konfirmasi keluarnya IHSG dari fase konsolidasi. "Secara umum IHSG masih dalam fase sideways menuju uptrend," imbuhnya.
Di atas semua itu, William menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai bahan pertimbangan para pemodal.
Saham-saham tersebut adalah:
- PT Astra Agro Lestari (AALI)
- PT Bank Negara Indonesia (BBNI)
- PT Bank Tabungan Negara (BBTN)
- PT Perusahaan Gas Negara (PGAS)
- PT Sampoerna Agro (SGRO)
- PT Bank Central Asia (BBCA)
- PT Aneka Tambang (ANTM)
- PT Adaro Energy (ADRO) dan
- PT XL Axiata (EXCL).