korea by dewanti

Wednesday, May 28, 2014

Tren IHSG Naik, Sepuluh Saham Disodorkan

INILAHCOM, Jakarta – IHSG dinilai masih dalam uptrend channel dalam kisaran 5.032-4.946 yang terjaga cukup kuat. Sepuluh saham pun disodorkan.
Purwoko Sartono, research analyst dari PT Panin Sekuritas mengatakan, IHSG ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (26/5/2014) di tengah sepinya transaksi perdagangan. "Berbagai sentimen positif dari eksternal gagal mengangkat indeks," katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Senin (26/5/2014).
Investor global, lanjut dia, mengatisipasi membaiknya perekonomian AS. Di sisi lain, penjualan rumah di AS dilaporkan meningkat 6,4% bulan lalu, tertinggi sejak Oktober 2013. "Menurunnya biaya pinjaman di AS serta meningkatnya lapangan kerja membuat prospek industri properti di AS membaik," ujarnya.
Sementara itu, dari dalam negeri, BI memperkirakan cadangan devisa Mei 2014 akan kembali naik dari posisi April yang sebesar US$105,6 miliar. "Sektor Crude Palm Oil (CPO) tengah menunggu kementerian perdagangan mengumumkan pajak ekspor CPO," tuturnya.
Perdagangan saham Rabu (28/5/2014), Purwoko memperkirakan, IHSG akan bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat. "Perdagangan diperkirakan sepi pada Rabu ini karena adanya musim liburan dengan kisaran support-resistance 4.940-4.980," ucap dia.
Sementara itu, Wlliams Surya Wijaya, analis PT Asjaya Indosurya Securities mengatakan, masih terus terjadi inflow ke dalam IHSG walau terjadi koreksi tipis. "Hal ini menunjukkan bahwa IHSG sedang dalam konsolidasi sehat," papar dia.
Menurut dia, potensi penguatan masih cukup besar. Target resistance berada pada level 5.032 dengan support pada 4.946 yang terjaga cukup kuat. "IHSG masih dalam chanel uptrend dan belum berubah arah sembari menunggu waktu untuk melanjutkan rally naik," ungkap dia.
 
Di atas semua itu, William menyodorkan beberapa saham pilihan sebagai berikut:
  1. PT Bali Towerindo Sentra (BALI)
  2. PT Astra International (ASII)
  3. PT Harum Energy (HRUM)
  4. PT Astra Otoparts (AUTO)
  5. PT Unilever Indonesia (UNVR)
  6. PT AKR Corporindo (AKRA)
  7. PT Mitra Adiperkasa (MAPI)
  8. PT Matahari Putra Prima (MPPA)
  9. PT Indika Energy (INDY) dan
  10. PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)