korea by dewanti

Wednesday, February 19, 2014

OSO Securities: IHSG Bergerak Variatif

Jakarta -Kemarin (18/02) IHSG ditutup mendatar. IHSG ditutup menguat tipis 0,82 poin ke level 4.556,19 atau naik 0,01%. IHSG pada awal perdagangan menguat seiring dengan Bursa Asia lainnya karena adanya sentiment dari BoJ yang tetap mempertahankan program pelonggaran moneter, menjelang penutupan investor memilih untuk melakukan aksi profit taking sehingga IHSG sempat tertekan ke zona merah. Sektor yang memimpin penguatan tipis IHSG adalah sektor Agrikulture yang naik 1.09%. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp695 miliar.
 
Global Market
Pasca libur, bursa Wall Street ditutup mixed, di mana Indeks Dow Jones turun sebesar 0,15% ke 16.130,40, sedangkan Indeks S&P naik 0,12% menjadi 1.840,76 dan indeks Nasdaq juga naik 0,68% ke level 4.272,78. Variatifnya pergerakan bursa AS seiring keluarnya data aktivitas manufaktur di wilayah New York yang mengalami perlambatan menjadi 4.48 dari sebelumnya 12.51. Nampaknya investor lebih bersifat konservatif terhadap penurunan aktivitas manufaktur karena juga disebabkan musim dingin. Di samping itu, NAHB Housing Market Index juga mengalami penurunan dari sebelumnya 56 menjadi 46.
 
JCI Prediction
Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah karena rawan terhadap aksi profit taking. Sementara bursa Asia pagi tadi dibuka rata-rata melemah. Secara teknikal, IHSG membentuk candle spinning top. Indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram positif memendek dan indikator stochastichampir membentuk dead cross di area overbought. Kami perkirakan IHSG bergerak pada kisaran support di level 4.513 dan resistance di level 4.610.(detik.com)