korea by dewanti

Monday, March 24, 2014

Target Terdekat IHSG 4.820, Ini Strateginya

INILAHCOM, Jakarta – Banyaknya permintaan saham pada 24-25 Maret 2014 diprediksi membuat IHSG rebound dengan target terdekat 4.820. Bagaimana strateginya?
Pada perdagangan Jumat (21/3/2014) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 1,242 poin (0,03%) ke posisi 4.700,215. Investor asing mencatatkan penjualan saham bersih (net foreign sell) sebesar Rp349,6 miliar.
Gema Goeyardi, pendiri PT Astronacci International mengatakan, IHSG saat ini berada pada dynamic support dan memiliki kesempatan untuk memperbaiki tren setelah menjalani koreksi selama beberapa hari terakhir. "Time support pada 21 dan 24 Maret 2014 akan menjadi faktor utama pembalikan arah harga dari koreksi menjadi rally kembali," katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Minggu (23/3/2014).
Menurut dia, siklus moon south declination pada 23 Maret 2014 memiliki pengaruh besar terhadap turning point dari IHSG. "Selain itu, momentum indicator Stochastic telah memasuki area oversold yang merupakan signal bahwa kecepatan gerak dari penurunan IHSG telah terbatas dan kekuatannya semakin hilang," ujarnya.
Idealnya, kata dia, akan banyak demand yang mulai masuk ke pasar dimulai 24-25 Maret 2014. "Target rebound IHSG terdekat hingga akhir minggu ini adalah pada 4.820," tandas dia.
Saham-saham di bursa efek Indonesia bergerak dalam fase koreksi hingga 24 Maret 14. "Anda akan menantikan pembentukan bottom untuk melakukan buy on weakness. Secara keseluruhan tren bullish jangka menengah masih menguasai IHSG," ungkap dia.
Nantikan pembentukan bottom reversal pada IHSG hingga 25 Maret 2014. "Tren bullish jangka menengah masih aktif dan menguasai pasar secara keseluruhan," ungkap dia.
Secara rinci Gema menjelaskan, saat ini IHSG berada pada area dynamic support di EMA 13 dan 34 dan momentum Stochastic berada pada area oversold menunjukkan bahwa pelemahan harga akan terbatas. "IHSG harus segera naik kembali dalam waktu maksimal dua hari sejak hari ini untuk mempertahankan ritme tren bullishnya kali ini," ucapnya.
Dalam waktu lebih dari 2 hari tidak terlihat penguatan, maka koreksi dengan skala yang cukup besar (2 mingguan) akan terbentuk. "Jika ini yang terjadi, kami menyarankan untuk keluar dari pasar untuk sementara waktu," tandas dia.
Untuk strategi trading harian, saham PT Vale Indonesia (INCO) telah di-cut loss 50% dan akan menunggu pengambilan keputusan berikutnya untuk saham ini.
Saham PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) telah rebound tepat pada 21 Maret 2014. "Untuk mempertahankan tren bullishnya, saham ini harus naik secara konsisten dalam waktu 4 hari ke depan," tuturnya.
Pelaku pasar disarankan menunggu strategi buy on weakness pada saham-saham properti, perbankan, dan infrastruktur. "Saham-saham pilihan berikutnya tetap PT Alam Sutera Realty (ASRI), PT Adhi Karya (ADHI), PT Bumi Serpong Damai (BSDE), PT Bank Mandiri (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN), PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT Waskita Karya (WSKT).