korea by dewanti

Tuesday, April 22, 2014

Bank Mandiri Tak Mampu Pasok Modal ke BTN

INILACOM, Jakarta - PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menyatakan tidak sanggup memberikan modal untuk menutupi back lock atau kebutuhan KPR PT Bank Tabungan Negara (BTN).
Dirut Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin memandang pihaknya belum bisa memberikan modal. Sebab nilai kebutuhan untuk kredit tersebut sangat besar. "Jadi kalau saran saya, baik sisi likuiditas atau modal, perlu dipikir kembali," ujar Direktur Utama BMRI, Budi Gunadi Sadikin di kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (22/4).
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pun tidak mampu memenuhi kebutuhan rumah sebanyak 15 juta unit yang hingga akhir 2013. Hal itu karena setiap tahun semenjak BBTN selalu back lock sebanyak 800 unit rumah.
Budi mencontohkan harga rumah sekitar Rp150 juta, sedangkan back lock per tahun sebanyak 800.000 unit, maka total anggaran yang diperlukan sebesar Rp120 triliun. Anggaran sebesar tersebut tak mampu ditanggung Bank Mandiri.
"Di Negara lain itu, pembiayaan perumahan di luar negeri dilakukan semua bank, ya itu tadi, kalau sendiri nggak bisa. Bank Mandiri nggak bisa kasih kredit sebesar itu, " jelasnya.
Ia juga mengungkapakan hambatan untuk mengakuisisi BTN yakni likuiditas dan modal yang tidak mencukupi. Sehingga, dibutuhkan mekanisme baru yang dibuat seperti mendapatkan insentif. "Dengan mekanisme yang dibuat merasa mendapatkan intensif kayak KUR. Hambatan di modal enggak cukup," tuturnya.