Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terjebak di zona merah meski bursa-bursa regional sudah berhasil menguat. Aksi jual investor asing menahan indeks tetap negatif.
Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 5,417 poin (0,13%) ke level 4.206,801. Indeks sempat naik tipis di tengah koreksi yang terjadi di seluruh bursa Asia. Posisi indeks yang sudah jenuh jual memunculkan aksi beli investor.
Setelah naik tipis indeks langsung terjerembab di zona merah. Aksi jual oleh investor asing muncul lagi sehingga indeks tak mampu balik arah ke zona hijau.
Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (13/12/13), IHSG berkurang 10,159 poin (0,24%) ke level 4.202,059. Sementara Indeks LQ45 turun 2,208 poin (0,32%) ke level 698,033.
Indeks sempat jatuh ke posisi terendahnya hari ini di 4.188,160. Sembilan sektor melemah, hanya sektor infrastruktur masih bisa positif.
Perdagangan hari ini berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi sebanyak 58.340 kali pada volume 1,850 miliar lembar saham senilai Rp 1,66 triliun. Sebanyak 73 saham naik, sisanya 120 saham turun, dan 95 saham stagnan.
Bursa-bursa di Asia sudah balik arah ke zona hijau dan kompak menguat. Bursa Indonesia jadi satu-satunya yang melemah.
Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 0,63 poin (0,03%) ke level 2.203,42.
- Indeks Hang Seng menguat 100,01 poin (0,43%) ke level 23.318,13.
- Indeks Nikkei 225 naik 145,67 poin (0,95%) ke level 15.487,49.
- Indeks Straits Times bertambah 3,86 poin (0,13%) ke level 3.055,18.
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Matahari (LPPF) naik Rp 300 ke Rp 10.700, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 250 ke Rp 28.050, Ultrajaya (ULTJ) naik Rp 225 ke Rp 4.125, (AIMS) naik Rp 200 ke Rp 1.010.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain HM Sampoerna (HMSP) turun Rp 1.500 ke RP 60.000, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 550 ke Rp 39.450, United Tractor (UNTR) turun Rp 400 ke Rp 18.450, dan Unilever (UNVR) turun Rp 350 ke Rp 26.150. (detik.com)