korea by dewanti

Tuesday, December 17, 2013

Melaju 49 Poin, IHSG Paling Ngebut di Asia

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melaju 49 poin didorong aksi beli di saham-saham yang sudah murah. Laju IHSG ini paling ngebut di antara bursa Asia yang penguatannya tidak terlalu tinggi.
Membuka perdagangan, IHSG naik 44,523 poin (1,18%) ke level 4.174,443. IHSG sudah bisa lepas dari tekanan jual berkat sentimen positif dari bursa global dan regional.
Tren menguat langsung menghampiri IHSG. Secara perlahan tapi pasti aksi jual langsung marak terjadi membuat indeks terus menanjak di zona hijau sampai ke titik tertingginya di 4.147,906.
Pada penutupan perdagangan Sesi I, Selasa (17/12/2013), IHSG melaju 49,855 poin (1,21%) ke level 4.175,811. Sementara Indeks LQ45 melonjak 11,371 poin (1,67%) ke level 692,349.
Indeks berhasil menghindari teritori negatif berkat aksi beli di saham-saham unggulan dan lapis dua yang harganya sudah murah akibat aksi jual di hari-hari sebelumnya.
Seluruh indeks sektor industri di lantai bursa kompak menguat dengan poin yang cukup tinggi. Penguatannya rata-rata lebih dari satu persen, bahkan ada yang sampai dua persen.
Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 72.447 kali pada volume 4,431 miliar lembar saham senilai Rp 2,309 triliun. Sebanyak 169 saham naik, sisanya 61 saham turun, dan 87 saham stagnan.
Bursa-bura regional masih mempertahankan momentum penguatan dan melenggang di zona hijau. Penguatan tertinggi dipegang oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).
 
Berikut kondisi bursa-bursa di regional hingga siang hari ini:
  • Indeks KOSPI naik 6,18 poin (0,32%) ke level 1.967,33. 
  • Indeks Hang Seng menguat 77,26 poin (0,33%) ke level 3.191,92.
  • Indeks Nikkei 225 menanjak 100,87 poin (0,67%) ke level 15.253,78. 
  • Indeks Straits Times bertambah 19,31 poin (0,63%) ke level 3.073,08. 
Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.450 ke Rp 40.050, Mandom (TCID) naik Rp 800 ke Rp 11.300, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 350 ke Rp 27.700, dan Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 18.650.
Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Asahimas (AMFG) turun Rp 200 ke Rp 6.700, Renuka (SQMI) turun Rp 180 ke Rp 650, Matahari (LPPF) turun Rp 150 ke Rp 10.850, dan Siloam (SILO) turun Rp 100 ke Rp 9.500. (detik.com)